Kompas.com - 07/11/2012, 16:21 WIB
|
EditorRusdi Amral

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Tol Medan-Kualanamu mulai dibangun hari Rabu (7/11/2012) ini. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto dan Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pudjo Nugroho melakukan groundbreaking secara simbolis dengan menekan sirene di desa Penara, Kecamatan Batang Kuis, Medan, Sumut.

Jalan tol sepanjang 17 kilometer berbiaya Rp 1,347 triliun tersebut direncanakan selesai dalam 900 hari. Hingga kini pembebasan lahan tol yang menghubungkan tol Medan-Belawan dengan Bandar Udara Kualanamu tersebut baru mencapai 53 persen.

Djoko Kirmanto mengakui, perencanaan pelaksanaan groundbreaking ini dilakukan secara spontan setelah mendapatkan kabar dari Bappenas bahwa Individual Loan Agreement telah ditandatangani kemarin siang. Dirinya tidak mau membuang waktu lagi, mengingat pembangunan tol tersebut telat dimulai.

"Kontrak pembangunan sebenarnya telah ditandatangani pada Desember 2011, saya harapkan awal tahun sudah bisa dimulai, kenyataannya baru bisa kita lakukan hari ini. Karena kita terlambat mulai saya tidak mau buang-buang waktu agar kita tidak telat selesai," ujar Djoko.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PU juga meminta kepada Plt Gubernur Sumut Gatot Pudjo Nugroho untuk turut membantu proses pembebasan lahan. Menurutnya, berdasarkan pengalaman bila Gubernur turun langsung, maka pembebasan tanah akan berjalan lebih cepat.

Gatot pun mengatakan akan berupaya keras untuk membantu proses pengadaan lahan tersebut. Gatot menambahkan, terbangunnya tol ini memang sudah didambakan masyarakat Sumut. Mengingat Bandara Internasional Kualanamu yang akan segera beroperasi pada Maret 2013, sehingga keberadaan jalan penghubung baik tol maupun arteri merupakan suatu kebutuhan mendesak. Dengan adanya bandara tersebut beserta jalan penghubungnya, diharapkan pertumbuhan ekonomi Sumut dapat meningkat.

Sementara itu Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah  I Wijaya Seta mengatakan, tol tersebut akan terdiri dari empat lajur dengan dua arah, dengan masing-masing lebar lajur  3,6 meter. Seta menambahkan, tol Medan Kualanamu akan empat intercharge, empat underpass, tujuh topperpas dan tiga pintu tol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari total dana konstruksi Rp 1,347 triliun, 90 persen di antaranya berasal dari pinjaman China melalui Bank Exim China dan 10 persen dari APBN.  Pembebasan tanah 53 persen dan seluruh biaya tanah dari APBN. Seta menuturkan, dari total 441,61 ha tanah yang harus dibebaskan, 233,97 (53 persen) di antaranya telah dibebaskan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.