Kompas.com - 06/11/2012, 13:55 WIB
|
EditorFarid Assifa

AMBON, KOMPAS.com — Entah setan apa yang merasuki seorang pemuda berinisial SW, warga Warasia, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon. Bagaimana tidak, pemuda ini tega menganiaya ayah kandungnya sendiri, LW, hingga babak belur.

Penganiayaan tersebut bermula saat korban, yang saat itu baru saja selesai shalat, duduk bersama istrinya. Selanjutnya, SW, pelaku yang tak lain adalah anaknya, tiba-tiba datang dan tanpa banyak bicara langsung memukuli LW. Korban mengalami memar dan bengkak pada wajah serta sebelah bawah mata kirinya.

"Saat itu korban baru saja selesai shalat, dan saat duduk bersama istrinya, tiba-tiba datang anaknya. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menganiaya ayahnya sendiri hingga babak belur," ungkap Kepala Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ajun Komisaris Polisi Agung Tribawanto kepada wartawan, Selasa (6/11/2012).

Ia mengungkapkan, pelaku menganiaya ayahnya dengan bogem mentah secara bertubi-tubi. "Sebelumnya pelaku berada di dalam kamar. Ia lalu memukuli ayahnya," ungkap Agung.

Tidak terima dengan perlakuan tersebut, LW langsung melaporkan SW ke Polres Pulau Ambon agar diproses secara hukum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.