UMP Rp 1,7 Juta, Apindo Kaltim Sesalkan Sikap Gubernur - Kompas.com

UMP Rp 1,7 Juta, Apindo Kaltim Sesalkan Sikap Gubernur

Kompas.com - 03/11/2012, 18:57 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalimantan Timur menyesalkan sikap Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, yang menyatakan secara sepihak besaran upah minimum provinsi Kaltim 2013. Gubernur hanya menuruti kemauan pekerja-buruh, tapi tidak melihat kesulitan pengusaha.

"Jika mekanisme penting seperti penentuan UMP bisa sepihak dan itu bisa dilakukan hanya lewat demonstrasi, mau jadi apa negara kita? Itu jelas merugikan pengusaha. Apakah gubernur yang menggaji pekerja-buruh? Tidak, bukan? Jika pengusaha terbebani dengan UMP, langkah PHK akan ditempuh sebagai solusi akhir," ujar Slamet Brotosiwoyo, Ketua Apindo Kaltim, Sabtu (3/11/2012).

Seperti diketahui, Kamis lalu, buruh dan pekerja dari sejumlah serikat di Kaltim berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Kaltim untuk menuntut UMP yang layak. Aksi tersebut sebagai kelanjutan walk out para perwakilan serikat pekerja dalam Dewan Pengupahan Provinsi ketika membahas UMP.

Awang yang menemui mereka saat itu menyatakan mengabulkan tuntutan usulan UMP 2013 menjadi Rp 1.752.000 dan surat keputusan (SK) dikeluarkan.

Angka itu lebih tinggi dari UMP 2012 yang sebesar Rp 1.177.000 dan sedikit lebih rendah dari usulan serikat buruh dan pekerja yang menginginkan UMP 2013 mencapai Rp 1.804.000.


EditorMarcus Suprihadi
Komentar

Terkini Lainnya

Dirjen Imigrasi Sebut Perpres TKA Hanya Sederhanakan Birokrasi

Dirjen Imigrasi Sebut Perpres TKA Hanya Sederhanakan Birokrasi

Nasional
AS Berharap Pertemuan Dua Korea Hasilkan Perdamaian

AS Berharap Pertemuan Dua Korea Hasilkan Perdamaian

Internasional
Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

Nasional
Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara 'Untukmu Indonesia' di Monas

Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara "Untukmu Indonesia" di Monas

Megapolitan
Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

Regional
Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

Internasional
12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

Megapolitan
Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

Nasional
Dilarang Disparbud, Panitia 'Untukmu Indonesia' Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

Dilarang Disparbud, Panitia "Untukmu Indonesia" Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

Megapolitan
Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

Nasional
Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

Megapolitan
Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

Megapolitan
Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

Nasional
Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

Megapolitan
Moon kepada Kim Jong Un: Saya Senang Bertemu Anda

Moon kepada Kim Jong Un: Saya Senang Bertemu Anda

Internasional

Close Ads X