Kompas.com - 01/11/2012, 23:14 WIB
|
EditorErvan Hardoko

LUWU TIMUR, KOMPAS.com - Kecewa dengan kebijakan perusahaan tambang nikel PT. Vale, ratusan warga Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menggelar unjuk rasa dan memblokir jalan utama menuju ke lokasi pertambangan, Kamis (1/11/2012).

Selain menutup jalan, warga juga melarang seluruh kendaraan operasional dan merazia seluruh kendaraan yang melintas di jalan yang mengubungkan dua kecamatan, Wasopunda dan Nuha ke lokasi pertambangan.

Dalam orasinya, warga mengutarakan kekecewaan mereka terkait kebijakan perusahaan yang dinilai mengabaikan warga di sekitar pertambangan.

Warga menuntut agar PT Vale dan Pemerintah Kabupaten Luwu, mempertanggungjawabkan penggunaan dana pembangunan komunitas (CSR) sebesar Rp 5,2 miliar pada periode 2012.

Selain menilai penggunaan dana CSR tidak transparan, warga juga menolak keterlibatan Pemkab Luwu Timur dalam pengelolaan dana tersebut. Keterlibatan pemerintah, lanjut pengunjuk rasa, bisa diterima hanya dalam kapasitas mengawasi dan mengevaluasi penggunaan dana CSR itu.

Pengunjuk rasa juga menuntut janji pihak perusahaan yang akan memberlakukan konsep penyelenggaraan program yang disesuaikan anggaran.

"Kami akan terus menggelar aksi jika pihak perusahaan mengabaikan tuntutan masyarakat," ungkap Jolang, salah seorang pengunjuk rasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga Kamis sore ratusan warga masih menggelar unjuk rasa dan blokade jalan di bawah pengawasan aparat kepolisian Polres Luwu Timur. K61-12)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.