Kompas.com - 01/11/2012, 17:12 WIB
|
EditorFarid Assifa

PASURUAN, KOMPAS.com - Dalam rangka menyambut eco-office dan menciptakan udara yang lebih bersih, Badan Lingkungan Hidup (BLH) mengadakan uji emisi gas buang terhadap semua kendaraan dinas Pemkab Pasuruan, Jawa Timur (01/11/2012).

Semua kendaraan roda empat milik para pegawai dan kendaraan dinas milik Pemkab Pasuruan bergantian mengikuti pemeriksaan asap knalpot untuk menguji gas buang.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan Achmad Munif mengatakan, sekitar 135 kendaraan dinas milik pemkab beserta mobil dinas camat se-Kabupaten Pasuruan ikut serta dalam uji emisi tersebut. Hal itu dilakukan guna meminimalisasi pencemaran lingkungan udara yang berasal dari asap knalpot kendaraan roda empat yang biasa hilir-mudik di lingkungan kantor pemkab.

"Selain sebagai upaya meminimalisasi polusi udara, kegiatan tersebut juga sebagai pemantauan penggunaan BBM yang dikonsumsinya," ujar Munif.

Dari ratusan kendaraan dinas yang berpelat merah, petugas tidak menemukan adanya kendaraan yang melanggar ambang batas tingkat pencemaran udara. Sebab, hampir secara keseluruhan kendaraan berpelat merah sudah beralih ke Pertamax.

"Karena sejak ada imbauan penggunaan Pertamax bagi kendaraan dinas, maka gas buang yang dihasilkan lebih ramah lingkungan. Kandungan oktan Pertamax lebih tinggi sehingga pembakaran yang dihasilkan lebih sempurna dan bersih, serta tidak menimbulkan asap dari knalpot yang dapat menyebabkan pencemaran udara," terangnya.

Sedangkan sebagai bukti tanda lulus uji emisi, petugas dari BLH menempelkan stiker tanda lulus uji emisi. "Kalau yang tidak lulus, pemilik atau sopirnya harus membawa mobil itu ke bengkel untuk diperbaiki," tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X