Kompas.com - 30/10/2012, 21:51 WIB
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com - Jajaran Direktorat Reserse Kriminial Umum (Dit Reskrimum) Polda Bali membongkar jaringan pemalsu surat kendaraan BPKB yang beroperasi di Pulau Dewata.

Tiga tersangka I Made Ar, Ni Nyoman Sur dan Agus yang melarikan diri ke Jawa Timur diringkus polisi saat bersembunyi di rumah salah seorang warga Desa Sumerejo, Pandaan, Pasuruan, Jatim pada 24 Oktober lalu.

"Berdasarkan 24 laporan polisi tentang temuan BPKB palsu tim Dit Reskrimum Polda Bali membentuk tim khusus beranggotakan 5 orang, dan menangkap ketiga tersangka di Jawa Timur," ujar Kasubbid Penmas AKBP Sri Harmiti saat konferensi pers di Mapolda Bali, Selasa (30/10/2012).

Dari tangan tersangka, polisi menyita 42 BPKB mobil palsu, 2 silet, 3 HP, dan 18 buku tabungan bank dan koperasi. Ketiga tersangka memiliki peran masing-masing dalam jaringan pemalsu yang tergolong profesional ini.

Tersangka Made Ar yang merupakan pengusaha jual beli motor, menyiapkan BPKB asli sepeda motor, mobil dan STNK untuk diolah menjadi BPKB palsu sesuai permintaan pemesan. "Kalau ranmor Toyota atau Daihatsu, maka dicarikan BPKB sepeda motor merk Yamaha karena jumlah angka mesinnya sama yakni 6 digit," jelas Sri Harmiti.

Sementara peran Agus adalah "memodifikasi" BPKB asli untuk diubah menjadi BPKP palsu. Agus cukup lihai dalam merombak BPKB asli menjadi palsu dengan menggunakan alat bantu seperti spidol kaligrafi, lem kertas, silet, dan pensil. BPKB hasil modifikasi Agus nyaris seperti asli sehingga banyak yang terkecoh jika tidak mencermati secara detail.

Peran Nyoman Sur yang merupakan istri Made Ar adalah mencari dana pinjaman di beberapa Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Koperasi menggunakan BPKB palsu tersebut sebagai agunan. Kini polisi masih mengejar satu tersangka anggota komplotan ini yang masih buron, yakni Ketut Su.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.