Kompas.com - 30/10/2012, 16:12 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pelajar kelas 1 SMA Dominikus Wonosari, Rezza Eka W korban pemukulan saat malam takbiran, di depan DPRD Wonosari, Kamis lalu, masih belum sadarkan diri hingga hari ini.

Seperti yang diberitakan, awalnya Rezza mengendari motor menuju ke angkringan. Namun, saat berada di depan Gedung DPRD Wonosari, Rezza terjatuh. Beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut menuturkan, Rezza sempat mendapat pukulan sebelum terjatuh dan dilarikan ke rumah sakit. Sejumlah saksi pun mengatakan, pemukulan dilakukan oleh oknum polisi. Namun otoritas setempat telah membantahnya.

Sejak kepindahannya dari RSUD Wonosari tiga hari lalu, kondisi pelajar berusia 16 tahun ini masih belum juga membaik. "Dari awal kedatangannya dia (Rezza) sudah tidak sadarkan diri (koma). Sampai sekarang, kondisinya masih sama seperti saat dia datang. Nampaknya benturan yang dialami cukup keras," terang Andreas Budi Kristanto, Kepala Ruang IMC RS Bethesda Yogyakarta,  saat ditemui di kantornya, Selasa (30/10/2012).

Cedera berat yang dialaminya mengharuskan tim medis RS Bethesda memasang alat ventilator untuk memacu pernafasan. "Dia belum sadarkan diri jadi pernafasannya masih harus dipacu, makanya kami memasang alat ventilator untuk membantu pernafasannya," papar Budi.

Nugroho, ayah Rezza, mengungkapkan, pihak keluarga saat ini masih berkonsentrasi pada kesembuhan Rezza. Dia belum memikirkan tindak lanjut proses hukum sebelum putra tercintanya membaik. "Saya belum memikirkan tindak lanjut atas peristiwa yang menimpa Rezza, yang paling penting Rezza membaik," jawabnya singkat.

Sementara itu,  Kamar IMC 1 RS Bethesda tempat di mana Rezza dirawat, tak pernah sepi dari kunjungan masyarakat. "Saudara, guru dan temen-teman Rezza sudah ke sini, ada juga beberapa orang yang tidak saya kenal datang menjenguk. Mungkin mereka tahu dari berita di media. Beberapa SMS juga saya terima, mereka mengirim doa untuk Rezza." terang Nugroho.

Rasa sedih masih dirasakan Nugroho P dan istrinya Ida. Keduanya terlihat tak henti-hentinya mencium pipi putranya, sambil membisikkan doa di telingga Rezza. "Semoga Rezza bisa lepas dari masa kritisnya dan kondisinya segera membaik," ujar Nugroho.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.