Warga Desa Agom Bergerak ke Desa Balinuraga - Kompas.com

Warga Desa Agom Bergerak ke Desa Balinuraga

Kompas.com - 28/10/2012, 14:16 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.com - Massa dari Desa Agom, Kecamatan Kalianda dan beberapa desa sekitarnya bergerak menuju ke Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji. Massa ini hendak menyerbu Desa Balinuraga, menyusul bentrokan yang terjadi sebelumnya.

Bentrok antarwarga ini merupakan dampak dari bentrok yang sempat terjadi pada Sabtu (27/10/2012) sekitar pukul 23.00 WIB. Hal itu bermula saat dua orang gadis Lampung dari Desa Agom yang sedang mengendarai sepeda motor, diganggu pemuda Desa Balinuraga, sehingga terjatuh dan mengalami luka-luka.

Di Desa Patok, Kecamatan Way Panji, Minggu (28/10/2012) siang ini, ratusan warga berjaga-jaga di perempatan Pasar Patok yang merupakan jalur masuk ke Desa Balinuraga.

Sementara itu sebelumnya diberitakan, Aparat kepolisian dibantu personel TNI terus berjaga di Desa Bali Nuraga demi mengantisipasi bentrok susulan. Kemarin beberapa rumah warga Bali Nuraga terbakar. 

Namun, hingga siang ini, suasana di Way Panji masih mencekam. Ribuan warga dari Desa Agom dan warga lainnya merangsek mendatangi wilayah itu, dengan menenteng berbagai senjata tajam.

Camat Way Panji, Hendra Jaya, mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah gelombang warga. Aparat polisi dibantu dengan TNI telah terjun ke lokasi, untuk mencegah tawuran meluas. "Massa sudah datang dari semalam, tapi pagi ini lebih banyak yang datang. Mereka sempat dihadang warga tapi kini berdatangan kembali," ujarnya.

Peristiwa ini kembali mengingatkan dengan kejadian bentrok di Sidomulyo awal tahun ini, saat puluhan rumah warga Sidowaluyo, Sidomulyo, dibakar.

***
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik: BENTROK WARGA DI LAMPUNG SELATAN


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorGlori K. Wadrianto
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Kunjungi Korban Gempa Banjarnegara, Jokowi Jelaskan Bantuan bagi Warga

    Kunjungi Korban Gempa Banjarnegara, Jokowi Jelaskan Bantuan bagi Warga

    Nasional
    Wiranto: Banyak Informasi Tentang Papua Diselewengkan ke Negara Pasifik

    Wiranto: Banyak Informasi Tentang Papua Diselewengkan ke Negara Pasifik

    Nasional
    Kamar Bersalin Kate Middleton Harganya Rp 146 Juta Semalam

    Kamar Bersalin Kate Middleton Harganya Rp 146 Juta Semalam

    Internasional
    Kendarai Mobil dengan Kondisi Mabuk, 4 Warga Diamankan Polisi

    Kendarai Mobil dengan Kondisi Mabuk, 4 Warga Diamankan Polisi

    Regional
    Pelaku Aksi Teror Paris di 2015 Divonis 20 Tahun Penjara

    Pelaku Aksi Teror Paris di 2015 Divonis 20 Tahun Penjara

    Internasional
    Polri Ungkap Jaringan Perdagangan Orang ke Arab Saudi dengan 910 Korban

    Polri Ungkap Jaringan Perdagangan Orang ke Arab Saudi dengan 910 Korban

    Nasional
    Jelang UNBK, SMP Muhammadiyah 14 Koja Kehilangan 14 Laptop

    Jelang UNBK, SMP Muhammadiyah 14 Koja Kehilangan 14 Laptop

    Megapolitan
    Pemerintah RI Persilakan Negara Pasifik Lihat Papua dari Dekat

    Pemerintah RI Persilakan Negara Pasifik Lihat Papua dari Dekat

    Nasional
    Susi Pudjiastuti Belum Berijazah SMA, Relawan 'JOSS' Bakal Tempuh Jalur Konstitusi

    Susi Pudjiastuti Belum Berijazah SMA, Relawan "JOSS" Bakal Tempuh Jalur Konstitusi

    Nasional
    Kata Sandiaga, Jalan Jatibaru Tetap Ditutup pada Penataan Tanah Abang Tahap II

    Kata Sandiaga, Jalan Jatibaru Tetap Ditutup pada Penataan Tanah Abang Tahap II

    Megapolitan
    Dishub DKI Akan Audit Kelaikan Seluruh Transportasi Laut

    Dishub DKI Akan Audit Kelaikan Seluruh Transportasi Laut

    Megapolitan
    Ahmad Dhani: Dari Ribuan 'Tweet' Saya, Tak Ada yang Rendahkan Suku atau Agama Lain

    Ahmad Dhani: Dari Ribuan "Tweet" Saya, Tak Ada yang Rendahkan Suku atau Agama Lain

    Megapolitan
    Bom Bunuh Diri di Kabul, Netizen Salahkan Pemerintah Afghanistan

    Bom Bunuh Diri di Kabul, Netizen Salahkan Pemerintah Afghanistan

    Internasional
    Menkumham Persilakan Eksekusi Hukuman Cambuk di Area Lapas

    Menkumham Persilakan Eksekusi Hukuman Cambuk di Area Lapas

    Nasional
    Bertemu Komisi V, Perwakilan Ojek 'Online' Sampaikan Tiga Tuntutan

    Bertemu Komisi V, Perwakilan Ojek "Online" Sampaikan Tiga Tuntutan

    Nasional

    Close Ads X