Kompas.com - 23/10/2012, 21:04 WIB
EditorTri Wahono

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — PT KA Daop VI Yogyakarta telah mengoperasikan crane dari Stasiun Solo Balapan untuk memindahkan gerbong KA Prambanan Ekspres (Prameks) yang terguling di Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, sore tadi.

"Daops VI berusaha secepatnya untuk menormalkan jalur kereta di lintasan tersebut agar perjalanan tidak terganggu," kata Kepala Humas PT KA Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta.

Eko mengatakan, jalur kereta arah ke barat dan timur sempat tertutup selama beberapa saat akibat kejadian tersebut. Sebelumnya, jalur tersebut diperkirakan akan putus sampai pukul 22.00 WIB malam ini.

Ia mengatakan, beberapa kereta dialihkan perjalanannya, seperti KA Bengawan tujuan Solo-Pasar Senen Jakarta dipindah melalui jalur utara. Akibat kejadian itu, sejumlah calon penumpang memilih membatalkan tiket perjalanan dengan memadati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta.

Kereta komuter tujuan Solo Jebres-Kutoarjo, Jawa Tengah, anjlok di timur Stasiun Kalasan Kabupaten Sleman, DIY, Selasa (23/10/2012) sekitar pukul 16.45 WIB. Badan kereta komuter tersebut melintang di rel ganda sehingga menyebabkan perjalanan kereta dari arah timur dan barat tertunda.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, tetapi puluhan penumpang luka-luka. Para penumpang Kereta Api Prameks dibawa ke Rumah Sakit Panti Rini Kabupaten Sleman dan RS Bhayangkara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X