Kompas.com - 23/10/2012, 20:41 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Penyebab tergulingnya kereta rel diesel (KRD) Prameks di Kalasan, Kabupaten Sleman, belum diketahui. Penyebab kecelakaan itu masih diselidiki.

Demikian dikemukakan Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto, Selasa (23/10/2012) malam.

Ia mengatakan, dari Solo KRD Prameks 213 tidak mengalami masalah yang mencurigakan hingga tergelincir dan terguling di Kalasan.

"Kami masih menyelidiki penyebab kecelakaan ini. Saat kejadian sudah mulai petang sehingga suasana agak gelap," katanya.

Hingga pukul 19.00, KRD Prameks masih di lokasi kejadian. Polisi memasang garis pengaman di sekeliling kereta. Kereta akan dipindahkan menggunakan crane yang didatangkan dari Solo sekitar pukul 19.30.

"Setidaknya jalur rel harus bersih terlebih dahulu agar lalu lintas kereta lainnya lancar kembali," kata Eko.

Akibat kecelakaan itu, perjalanan beberapa kereta terhambat lebih dari dua jam, seperti  kereta api Bengawan, kereta api Senja Utama, dan kereta api Argo Dwipangga.  Beberapa kereta terpaksa memutar arah melewati Semarang dengan waktu tempuh yang lebih lama sekitar dua jam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X