Bom Poso: Dua Orang Bersenjata Api Diburu - Kompas.com

Bom Poso: Dua Orang Bersenjata Api Diburu

Kompas.com - 22/10/2012, 13:23 WIB

POSO, KOMPAS.com — Di tengah penyelidikan terkait ledakan bom di pos polisi, dua orang yang diduga membawa senjata api diburu petugas di Desa Sepe, Kecamatan Lage, Poso, Senin (22/10/2012). Saat ini polisi masih berusaha mengejar kedua orang yang diduga lari ke kebun milik warga.

Keberadaan dua orang ini pertama kali diketahui seorang warga yang akrab dipanggil Mama Nando (50). Saat itu Mama Nando hendak keluar rumah. Saat itulah dia melihat dua orang yang menyelinap di sekitar kebun kakao, sekitar 20 meter dari rumahnya. "Saat saya melihat ke arah kebun, saya lihat dua orang itu. Dia kaget terus langsung lari masuk kebun terus ke arah hutan," kata Mama Nando saat diinterogasi aparat.

Saat ini aparat kepolisian dan TNI berusaha mengejar pelaku di perkebunan milik warga yang berbatasan dengan hutan. Dua anjing pelacak dilibatkan dalam pengejaran. Di Desa Sepe, Kecamatan Lage, pada 26 Agustus lalu, terjadi penembakan yang menewaskan seorang warga bernama Noldi Ombolando (27).

Pascaperistiwa ini, penembakan kembali terjadi di Desa Masani pada awal Oktober, disusul hilangnya dua polisi yang kemudian ditemukan tewas serta ledakan bom di Desa Kawua dan pos polisi Poso.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorRusdi Amral
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Prabowo Galang Donasi, Gerindra Bantah Kehabisan Modal

    Prabowo Galang Donasi, Gerindra Bantah Kehabisan Modal

    Nasional
    Pelapor Anggota DPR: Istri yang Lindungi Saat Ditendang, Dia dalam Pelukan Saya

    Pelapor Anggota DPR: Istri yang Lindungi Saat Ditendang, Dia dalam Pelukan Saya

    Megapolitan
    Polisi Tambah Jumlah Personel Pengamanan Sidang Aman Abdurrahman

    Polisi Tambah Jumlah Personel Pengamanan Sidang Aman Abdurrahman

    Megapolitan
    Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

    Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

    Megapolitan
    Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

    Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

    Megapolitan
    Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

    Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

    Megapolitan
    Ramai-ramai Menolak 'Presidential Threshold'...

    Ramai-ramai Menolak "Presidential Threshold"...

    Nasional
    Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

    Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

    Internasional
    Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

    Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

    Megapolitan
    Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di 'Rest Area'

    Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di "Rest Area"

    Regional
    Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

    Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

    Megapolitan
    Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

    Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

    Regional
    Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

    Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

    Nasional
    Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

    Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

    Edukasi
    Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

    Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

    Megapolitan

    Close Ads X