Wartawan Dihadang Masuk Pura Pakualaman

Kompas.com - 09/10/2012, 10:56 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah wartawan yang diundang KPH Widjojokusumo selaku Pengageng Kasentanan Kadipaten Pakualaman (versi KPH Anglingkusumo) untuk mengikuti jumpa pers di Pura Pakualaman, Yogyakarta, dihadang masuk oleh puluhan anggota organisasi kemasyarakatan Paksi Katon, Selasa (9/10/2012). Bahkan, salah satu pewarta foto sempat diintimidasi secara verbal oleh puluhan anggota ormas berkostum hitam tersebut.

Karena gerbang masuk ditutup rapat anggota ormas tersebut, KPH Widjojokusumo akhirnya menyapa para wartawan dari balik pagar. Selang beberapa menit kemudian, Widjojokusumo keluar dan menggelar jumpa pers di depan pagar Pura Pakualaman.

Jumpa pers tersebut rencananya digelar untuk memberi penjelasan tentang upaya hukum yang dilakukan pihak Anglingkusumo ke PTUN dan Mahkamah Konstitusi terkait perselisihan kubu Anglingkusumo dengan kubu KGPAA Paku Alam IX tentang pemegang tahta pemimpin Kadipaten Puro Pakualaman yang sah.

Setelah selesai memberikan penjelasan kepada wartawan, Widjojokusumo berniat masuk ke Pura Pakualaman beserta dua kuasa hukumnya, tetapi mereka juga dihadang anggota ormas Paksi Katon.

Salah satu kuasa hukum Anglingkusumo, Rio Rama Baskara, pun harus terlibat perdebatan sengit dengan para anggota ormas dan tetap tidak bisa memasuki Pura Pakualaman. Setelah menunggu perdebatan selesai sekitar 20 menit, Widjojokusumo akhirnya memasuki Pura Pakualaman.


EditorMarcus Suprihadi

Close Ads X