Bentrok di Ambon, Tujuh Kios Dibakar

Kompas.com - 06/10/2012, 06:38 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

AMBON, KOMPAS.com - Bentrok antardua kelompok warga di Kota Ambon berbuntut panjang. Sedikitnya terjadi tujuh pembakaran. Enam buah kios dan sebuah toilet umum di kawasan Ruko Batu Merah, Sabtu (6/10/2012) dinihari sekitar pukul 03.40 wit ludes dibakar. Lalu, beberapa saat sebelumnya sebuah toko kaset di kawasan Ongkoliong Desa Batu Merah, Ambon, juga dibakar.

Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, kepada Kompas.com mengatakan, sejumlah warga terlihat membawa sejumlah botol mineral yang berisi bensin dan langsung mendekati kios yang berjejer di Kawasan ruko Batu Merah sambil membakarnya.

Saat hendak dibakar, sejumlah pedagang yang kiosnya terbakar sempat menghalangi aksitersebut, namun usaha mereka sia-sia, karena pembakar kios ini datang dengan dibekali senjata tajam.

Usai membakar, para pelaku langsung melarikan diri. "Mereka banyak orang, mereka datang dengan bensin dan langsung membakar kios-kios ini, kami sempat melarang tapi percuma saja," kata seorang saksi mata.

Pantauan di lokasi, kondisi bangunan yang umumnya terbuat dari bahan kayu memudahkan api membakar seluruh bangunan dengan cepat. Hal ini semakin diperparah dengan kencangnya angin yang bertiup saat ini. Sejumlah pedagang dan warga setempat hanya bisa melihat dengan pasrah kiosnya terbakar habis.

Untuk menghindari kebakaran yang lebih besar, warga dibantu aparat kepolisian yang tiba di lokasi kejadian beberapa menit setelah kebakaran terjadi langsung merusak sejumlah kios lainnya. Sementara pedagang lainnya memadamkan api dengan cara seadanya.

Dua unit mobil pemadam kebakran yang datang, 30 menit setelah kebakaran terjadi tidak mampu menyelamatkan kios-kios tersebut. Pedagang yang kiosnya terbakar mengakui hanya keluar menyelamatkan diri dengan pakaian di badan. "Kita ini tidak tahu masalah, kita hanya ingin hidup, mengapa kios-kios kita dibakar, jujur saya lari menyelamatkan diri hanya dengan pakaian di badan," ungkap Ratna Rolobessy dengan berlinang air mata.

Mengantisipasi terjadinya bentrok susulan, hingga kini aparat TNI dan kepolisian masih berjaga di kawasan Ruko Batu Merah dan juga kawasan Waihaong. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Regional
Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Regional
Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X