Kompas.com - 04/10/2012, 10:48 WIB
Penulis Kris R Mada
|
EditorRusdi Amral

BATAM, KOMPAS.com - Petambang di Pulau Bintan dan Lingga, Kepulauan Riau diduga memakai solar subsidi. Dugaan itu menyusul penyelidikan polisi atas PT GSPM.

Selasa pekan lalu polisi menyegel gudang PT GSPM di kawasan Sungai Enam, Bintan. Di gudang ditemukan enam tangki timbun dan tiga mobil tangki. Senin lalu, polisi menggeledah kantor PT GSPM di Tanjung Pinang.

Dalam dokumen yang diterima Kompas pada Rabu (3/10/2012) malam, tercantum sejumlah catatan transaksi PT GSPM. Selain transaksi pembelian, juga tertulis pihak pembeli dari PT GSPM. Perusahaan-perusahaan itu diketahui bergerak di bidang penambangan bauksit di Bintan. Ada pula perusahaan tambang yang berkedudukan di Lingga.

Solar yang dijual PT GSPM diduga berasal dari solar subsidi yang dibeli melalui perantara. Sebab, PT GSPM membeli solar antara Rp 6.300 hingga Rp 7.700 per liter. Dalam dokumen itu tertulis pembelian dilakukan antara November 2011 hingga Februari 2012. Padahal, harga solar industri pada November 2011 sudah mencapai Rp 9.000 per liter.

Kasus itu masih diselidiki Polda Kepri dan Polres Tanjung Pinang. Bahkan, sejumlah barang dari gudang PT GSPM di Bintan sudah dipindahkan ke Tanjung Pinang untuk memudahkan pengawasan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.