Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/10/2012, 18:13 WIB
|
EditorBenny N Joewono

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta terpilih DKI Jakarta periode 2012-2017, Joko Widodo mengaku senang pesaingnya, petahana Fauzi Bowo memutuskan untuk tidak mengajukan gugatan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 ke Mahkamah Konstitusi.

Menurut pria yang akrab disapa Jokowi itu, tidak adanya gugatan ke MK oleh Fauzi sudah diprediksi oleh Jokowi.

"Ya seperti yang sudah saya sampaikan, beliau itu negarawan, jam 3 sudah telpon saya seperti itu, jadi perasaan saya mengatakan seperti itu. Ya sudah bisa diprediksi," kata Jokowi, saat ditemui di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu, (3/10/2012).

Sementara itu, apabila Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI tidak mendukung kebijakannya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta nanti, Jokowi mengaku tetap percaya diri bahwa semuanya dapat mendukungnya dan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama.

"Soal mendukung, nanti mendukung, percayalah. Ini kemarin di Solo juga ramai, gimana Pak kalau nanti ditolak pemberhentiannya, tapi ternyata aklamasi 100 persen," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, semuanya hanya permasalahan komunikasi politik. Dengan pendekatan komunikasi, dikatakan oleh Jokowi, semua permasalahan dapat teratasi.

"Ini masalah komunikasi politik, ini masalah pendekatan, ini pedekate, ya sudah nanti saja dilihatnya hehehehe," kata Jokowi seraya tertawa khasnya.

Seperti yang diketahui sebelumnya, tim Foke-Nara akhirnya tidak mengajukan gugatan sengketa Pilkada DKI Jakarta 2012 ke MK.

Menurut Ketua Tim Advokasi pasangan calon Foke-Nara, keputusan itu sudah bulat berdasarkan kesepakatan dua kandidat, yaitu Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli dan semua tim sukses pasangan calon Foke-Nara.

Adapun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI terpilih dan berhasil menjadi pemenang dalam Pilkada DKI Jakarta 2012 putaran kedua, mengungguli pasangan calon Fauzi-Nachrowi.

Jika tidak ada halangan, pelantikan Jokowi-Basuki sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 pada 7 Oktober 2012 mendatang.

Baca juga:
Harta Kekayaan Foke Naik Jadi Rp 59,3 Miliar
Kekayaan Jokowi Naik Rp 9 Miliar dalam 2 Tahun
Berita terkait dapat diikuti di topik : PILKADA DKI 2012 dan Liputan Khusus "Jakarta 1"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.