PT ASDP Sangsi Ada Puluhan Penumpang Terjebak di KM Bahuga Jaya

Kompas.com - 01/10/2012, 19:05 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Lampung, menyangsikan laporan adanya puluhan penumpang yang terjebak di bangkai KM Bahuga Jaya yang tenggelam di Selat Sunda.

"Tidak benar masih ada 40-an penumpang yang hilang, terjebak di kapal. Setahu kami, dari aduan yang masuk, hanya ada dua keluarga yang melapor kehilangan di Bakauheni. Satu lagi di Merak," ujar Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Heru Purwanto, Senin (1/10/2012).

Sebelumnya, Badan SAR Nasional merilis bahwa ada sekitar 30-40 orang yang dilaporkan hilang oleh 26 pelapor, menyusul musibah tenggelamnya KM Bahuga Jaya. Para pelapor mengadu ke posko Basarnas di Bakauheni dan Merak.

Kesimpangsiuran soal jumlah korban yang hilang ini, menunjukkan masih lemahnya sistem manifest penumpang perjalanan di kapal feri

Untuk itu, ungkap Heru, pihaknya berupaya melakukan penyempurnaan sistem manifes di kapal feri.

"Ini semestinya juga menjadi tugas dari Gapasdap (pengelola kapal). Seperti halnya di penerbangan pesawat, yang mengetahui dan mencatat jumlah penumpang adalah maskapai terkait," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.