Lokasi Karam Kapal Bahuga Jaya Ditemukan

Kompas.com - 01/10/2012, 02:57 WIB
Editor

CILEGON, KOMPAS - Setelah empat hari penyisiran intensif, Badan SAR Nasional, Sabtu (29/9) malam pukul 11.23, berhasil menemukan titik lokasi tenggelamnya KMP Bahuga Jaya. Kapal itu tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal tanker berbendera Singapura MT Norgas Cathinka, Rabu (26/9) lalu.

Juru Bicara Basarnas Pusat Agolo, Minggu, mengatakan, detektor elektronik bawah air mendeteksi keberadaan kapal itu telah bergeser sejauh 1,1 kilometer (km) dari titik koordinat awal. Pada musibah Rabu lalu, kapal itu dinyatakan tenggelam di sekitar Pulau Rimau Balak atau 8,8 km menjelang Pelabuhan Bakauheni.

Hingga Minggu sore, tim evakuasi yang terdiri atas anggota Basarnas, Marinir TNI AL, Dinas Perhubungan Lampung, dan Polair Polda Lampung masih berupaya menandai lokasi tenggelamnya kapal. Penanda tersebut berupa pelampung dengan pemberat yang bobotnya 1 ton.

”Pelampung juga dilengkapi lampu untuk menghindar tabrakan dengan perahu nelayan atau kapal penumpang,” ujar Agolo. Rencananya, minimal tiga penanda akan diturunkan. Penemuan titik ini membuka harapan baru bagi tim evakuasi. Senin ini mereka rencananya memulai penyelaman ke lokasi kapal. Kedalaman perairan tempat kapal karam itu 76 meter.

Evakuasi korban

Meskipun posisi kapal sudah ditemukan, pengangkatan bangkai kapal itu kemungkinan besar tidak akan dilakukan. Tujuan utama penyelaman adalah mengevakuasi korban yang diperkirakan terjebak di dalam kendaraan mereka atau di dek-dek kapal. Faktor kedalaman perairan, kuatnya arus laut, dan keterbatasan peralatan selam menjadi kendala bagi Basarnas.

Dari data di pos koordinasi Basarnas di Pelabuhan Bakauheni, ada 40 penumpang yang dilaporkan keluarganya belum ditemukan. Sementara data awal menyebutkan ada 213 orang di dalam kapal yang dievakuasi. Dari jumlah itu, tujuh orang di antaranya meninggal.

Administrator Pelabuhan Banten Baptis Sugiarto mengatakan, pihaknya sudah memberikan keterangan kepada Kepolisian Daerah Lampung mengenai kecelakaan laut itu.

Saat ini, tiga awak kapal tanker MT Norgas Cathinka masih diperiksa intensif oleh Direktorat Polisi Perairan Polda Lampung. Mereka adalah Ernesto Lat Jr (53), master captain; Su Jibing (38), chief officer; dan Cristian Briyan Sioson (22), ordinary seaman.

Kapal tanker Norgas Cathinka itu berada di bawah perusahaan pelayaran Norgas Carriersprivate Limited, berkedudukan di Shenton Way 17-03, Singapura. Pada saat kejadian, kapal mengangkut gas propylene seberat 3.045 metrik ton. (REK)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.