Kompas.com - 27/09/2012, 21:51 WIB
|
EditorFarid Assifa

BANTAENG, KOMPAS.com - Ribuan KTP elektronik (e-KTP) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan terpaksa dikembalikan ke pusat. Alasannya banyak e-KTP yang salah cetak. Bahkan jumlah kesalahan data e-KTP mencapai 90 persen dari e-KTP yang telah tercetak yakni 3.884 per tanggal 8 Juli 2012.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bantaeng Amri Pakkanna mengatakan, banyaknya kesalahan data e-KTP milik penduduk Bantaeng disebabkan adanya kesalahan teknis saat memasukkan data pengguna e-KTP. Menurutnya, dari awal memasukkan data tanggal lahir memang sudah terjadi kesalahan. Data ini, juga ikut berujung kesalahan pada data-data lainnya.

Proses input data, kata Amri, dilakukan secara berurutan, sehingga jika input data dari awal sudah salah, maka akan mempengaruhi data-data lainnya.

"Kami sudah mengumpulkan e-KTP yang salah, dan rencananya e-KTP yang bermasalah itu akan kami kirim kembali ke Jakarta untuk dicetak ulang. Semua data e-KTP berbeda dengan data asli yang kami kirim sebelumnya ke Jakarta," ungkap Amri.

Amri menambahkan, sejauh ini proses pendataan untuk penerbitan e-KTP sudah rampung hingga 52 persen. Dari delapan kecamatan di Kabupaten Bantaeng, hanya kecamatan Gantarangkeke saja yang ditemukan e-KTP yang salah data. Selebihnya, penerbitan e-KTP berjalan normal.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X