Rieke-Teten Maju ke Pilkada Jabar - Kompas.com

Rieke-Teten Maju ke Pilkada Jabar

Kompas.com - 23/09/2012, 11:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama memenangi Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, pasangan Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki diduga akan meramaikan Pilkada Jabar.

Rieke dikenal sebagai tokoh perempuan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang getol memperjuangkan perbaikan kesejahteraan buruh, sementara Teten dikenal sejak lama sebagai tokoh nasional yang gigih memerangi korupsi di negeri ini.

Ketika dikonfirmasi soal wacana ini, Rieke membenarkan bahwa dirinya siap untuk ditugaskan dalam Pilkada Jabar. Namun, soal posisinya, dia menyerahkan hal itu kepada mekanisme partai. "Saya sebagai kader partai siap ditugaskan untuk berjuang," kata Rieke.

Dia juga berharap, seperti halnya yang terjadi pada Pilkada DKI, PDI Perjuangan bisa kembali menebarkan nilai-nilai positif untuk pengembangan demokrasi di Jabar, yaitu dengan memutus politik transaksional.

Sama dengan Rieke, Teten juga membenarkan bahwa beberapa orang mulai menjodohkan dirinya dengan Rieke. "Tapi saya ini enggak punya uang," kata tokoh antikorupsi itu sambil tersenyum.

Namun, dia yakin fenomena Pilkada DKI Jakarta yang dimenangkan Jokowi-Ahok bisa menular juga ke daerah lain di seluruh Indonesia.

Apabila duet ini terwujud, Rieke akan berhadapan dengan Ahmad Heryawan (petahana gubernur Jabar) yang dijagokan Partai Keadilan Sejahtera, juga berhadapan dengan Dede Yusuf (petahana wagub Jabar) yang akan diusung Partai Demokrat.


EditorMarcus Suprihadi
Komentar

Terkini Lainnya

Digelar Sebulan, Art Jog 2018 Gelar 83 Penampilan dan Hadirkan Seniman Mulyana

Digelar Sebulan, Art Jog 2018 Gelar 83 Penampilan dan Hadirkan Seniman Mulyana

Regional
Dirjen Imigrasi Sebut Perpres TKA Hanya Sederhanakan Birokrasi

Dirjen Imigrasi Sebut Perpres TKA Hanya Sederhanakan Birokrasi

Nasional
AS Berharap Pertemuan Dua Korea Hasilkan Perdamaian

AS Berharap Pertemuan Dua Korea Hasilkan Perdamaian

Internasional
Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

Nasional
Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara 'Untukmu Indonesia' di Monas

Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara "Untukmu Indonesia" di Monas

Megapolitan
Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

Regional
Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

Internasional
12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

Megapolitan
Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

Nasional
Dilarang Disparbud, Panitia 'Untukmu Indonesia' Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

Dilarang Disparbud, Panitia "Untukmu Indonesia" Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

Megapolitan
Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

Nasional
Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

Megapolitan
Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

Megapolitan
Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

Nasional
Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

Megapolitan

Close Ads X