Kompas.com - 20/09/2012, 18:42 WIB
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Seorang pekerja seks komersial (PSK) yang tinggal di lokalisasi Argorejo, Semarang melaporkan pacarnya sendiri ke unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Kamis (20/9/2012). Ning (20) melaporkan pacarnya sendiri yakni Pardi (27) akibat penganiayaan yang diterimanya.

Dalam laporannya Ning mengatakan ia dan Pardi sudah cukup lama menjalin hubungan asmara. Namun hubungannya beberapa waktu terakhir retak karena Pardi sering melakukan tindak kekerasan. Terakhir, penganiayaan terjadi pada Selasa (18/9/2012) lalu sekitar pukul 12.00 WIB. Ketika itu Pardi mendatangi Ning di salah satu wisma di kawasan lokalisasi tersebut dalam keadaan mabuk. Ia menceritakan ketika itu Pardi datang untuk meminta Ning memenuhi hasrat birahinya. Selain itu Pardi juga meminta sejumlah uang pada Ning.

"Karena permintaannya saya tolak, dia kemudian marah-marah," ujarnya. Akibatnya Ning dihajar, ditampar dan ditendang. Bahkan Pardi juga menyundut Ning dengan rokok di bagian telinga. Ning mengalami luka bakar di telinga kanan kiri, luka lebam di paha dan mata akibat pukulan. Selain itu Ning juga mengaku sakit pada bagian perut akibat tinjuan Pardi.

"Dia sudah sering melakukan seperti itu, apalagi kalau sudah mabuk ia pasti mengamuk," jelasnya.  

Bahkan Pardi, ungkap Ning, juga pernah masuk penjara atas kasus penjambretan. Ia mengaku berharap polisi segera menangkap Pardi karena tindakannya sudah meresahkan dan mengancam keselamatan orang lain. Hingga saat ini kasus penganiayaan tersebut masih ditangani tim Reskrim Polrestabes Semarang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.