Kompas.com - 19/09/2012, 10:43 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

BANGKO, KOMPAS.com - Dua warga Dusun Baru, Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Merangin Ibrahim (23) dan Husin (40) menemukan potongan tubuh manusia bagian kiri. Keduanya mendapati kaki tersebut tersangkut di potongan bambu yang berada di aliran Sungai Tabir, Selasa (18/9/2012), sekitar pukul 01.00 kemarin.

Penemuan potongan mayat yang kontan menggegerkan warga Dusun Baru tersebut berawal saat Ibrahim dan Husin sedang mencari ikan dengan cara menembak di aliran Sungai Tabir dusun setempat.

Saat menyusuri sungai dan sampai di daerah Bukit Canao, Dusun Sungai Daro, keduanya kemudian melihat ada potongan menyerupai kaki manusia tersangkut di bambu yang berada di sungai. Setelah diamati lebih jelas, ternyata itu benar-benar kaki manusia yang terpotong di bagian betis.

Atas penemuan tersebut, warga kemudian melapor ke Mapolsek Tabir. Mendapatkan laporan ini, Kepala Polsek Tabir Iptu Ricky Tri Dharma bersama anggota langsung mendatangi lokasi. Setelah itu, Kapolsek didampingi petugas Puskesmas mengantarkan potongan kaki yang diduga kaki perempuan tersebut ke RSUD Kolonel Abundjani, Bangko.

"Potongan ini diantar ke RSUD sekitar pukul 03.30 dan selanjutnya langsung disimpan di kamar mayat," ujar Asep, Satpam RSUD Abunjani Bangko kepada wartawan.

Kepala Polda Jambi, Brigjen Pol Ade Husen Kartadipura melalui Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah menyatakan bahwa temuan bagian tubuh manusia di Polres Merangin merupakan kasus mutilasi pertama yang ada di Jambi. Pihaknya akan melakukan uji DNA menemukan kecocokan DNA korban. "Itu merupakan kasus mutilasi pertama. Selama ini tidak pernah ada kasus seperti itu ditangani Polda Jambi," ujar Almansyah, Selasa (18/9/2012).

Almansyah mencoba mengingat-ingat beberapa kasus yang pernah ditangani, yakni pembacokan, penyalahgunaan senjata api, curas, curat dan curanmor, atau temuan mayat dibakar namun tidak pernah menemukan potongan bagian tubuh manusia. "Saat ini kasusnya ditangani Polres Merangin," ungkapnya.

Guna mengidentifikasi itu bagian tubuh siapa maka akan dilakukan tes DNA. Polisi juga akan menyampaikan kepada masyarakat terkait tanda atau ciri yang terdapat di potongan tubuh tersebut. Diharapkan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri seperti itu dapat langsung menanyakannya langsung ke Polres Merangin.

***

Berita terkait dapat diikuti dalam topik: KASUS MUTILASI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.