Aniaya Sejoli, Tiga Anggota Geng Motor Dibekuk

Kompas.com - 18/09/2012, 15:07 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

DENPASAR, KOMPAS.com - Tiga orang anggota geng motor yang sering berbuat onar di kawasan Denpasar, Bali diamankan aparat Polsek Denpasar Timur usai menganiaya dua remaja. Tak hanya melakukan penganiayaan, mereka juga melakukan perampasan dan pencurian.

"Awalnya mereka kumpul-kumpul di Warung Made Jalan Jayagiri, Rabu (12/9/2012) malam lalu. Kemudian mereka ramai-ramai menggunakan sepeda motor menuju Renon," ujar Kepala Polsek Denpasar Timur, AKP I Putu Suprama kepada wartawan di kantornya, Selasa (18/9/2012) siang tadi.

Setibanya di kawasan Lapangan Renon, rombongan ini melihat ada sejoli remaja yang sedang berpacaran di pinggir jalan. Tiga pelaku KD (17),PD (18), dan GV (17) kemudian menghampiri mereka, dan langsung memukul serta menendang pasangan prianya. Setelah puas menganiaya korban, ketiga pelaku yang masih berusia remaja ini kemudian mengambil helm milik korban dan melarikan diri.

Peristiwa hampir serupa terjadi beberapa hari berikutnya, Sabtu (15/9/2012) malam. Kali ini korbannya dianiaya di tengah jalan saat melintas di sekitar Lapangan Renon. Korban dipukuli dan helm serta papan skateboard-nya dirampas paksa. "Kami mengumpulkan anggota untuk mencari tahu pelaku penganiayaan dan akhirnya ketemu pelaku pertama yang kemudian memberikan informasi," jelas Suprama.

Polisi menangkap ketiga pelaku saat sedang berkumpul bersama rekan geng motor mereka di Lapangan Renon, Minggu (16/9/2012) malam. Polisi kini masih mengejar salah seorang pelaku yang masih buron dan barang bukti helm serta papan skateboard.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikut Semarang 10K, Pelari Ini Pakai Kain Batik Lengkap dengan Blangkon

Ikut Semarang 10K, Pelari Ini Pakai Kain Batik Lengkap dengan Blangkon

Regional
Jatuh dari Tebing Gunung Parang, AKBP Andi Nurwandi Meninggal

Jatuh dari Tebing Gunung Parang, AKBP Andi Nurwandi Meninggal

Regional
Menyoal Fakta Serangan Harimau di Sumsel, Tiga Petani Tewas hingga Akibat Perburuan Liar

Menyoal Fakta Serangan Harimau di Sumsel, Tiga Petani Tewas hingga Akibat Perburuan Liar

Regional
Semarang 10K, Lomba Lari Sambil Menikmati Wisata Sejarah Kota Lama

Semarang 10K, Lomba Lari Sambil Menikmati Wisata Sejarah Kota Lama

Regional
Targetkan Jatim Bebas Katarak pada 2023, Khofifah Minta Masyarakat Berperan

Targetkan Jatim Bebas Katarak pada 2023, Khofifah Minta Masyarakat Berperan

Regional
Terjaring Razia, Belasan Pasangan Bukan Suami Istri di Tegal Diberi Ceramah Agama

Terjaring Razia, Belasan Pasangan Bukan Suami Istri di Tegal Diberi Ceramah Agama

Regional
Rektor UNP Sebut Publikasi Jurnal Internasional Jadi Lahan Bisnis, Minta Kemendikbud Kaji Ulang

Rektor UNP Sebut Publikasi Jurnal Internasional Jadi Lahan Bisnis, Minta Kemendikbud Kaji Ulang

Regional
Kisah Suami Tunanetra di Pedalaman Flores Setia Rawat Istri dan Anak yang Derita Gangguan Jiwa

Kisah Suami Tunanetra di Pedalaman Flores Setia Rawat Istri dan Anak yang Derita Gangguan Jiwa

Regional
Bangunan Peninggalan Raja Bali di Lombok Ambruk Diterjang Angin

Bangunan Peninggalan Raja Bali di Lombok Ambruk Diterjang Angin

Regional
Di Ende, Ibu Hamil Melahirkan di Jalan Rusak Bukan Kali Pertama

Di Ende, Ibu Hamil Melahirkan di Jalan Rusak Bukan Kali Pertama

Regional
Kado Natal dari Polisi untuk Anak-anak di Distrik Kwamki Narama, Papua

Kado Natal dari Polisi untuk Anak-anak di Distrik Kwamki Narama, Papua

Regional
[POPULER NUSANTARA] TKI Telantar di Bandara Dubai | Pelat Lamborghini Terbakar Palsu

[POPULER NUSANTARA] TKI Telantar di Bandara Dubai | Pelat Lamborghini Terbakar Palsu

Regional
Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava

Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava

Regional
4 Fakta Anggota Brimob Gugur Saat Baku Tembak di Sulteng, Tertembak Usai Shalat Jumat

4 Fakta Anggota Brimob Gugur Saat Baku Tembak di Sulteng, Tertembak Usai Shalat Jumat

Regional
Khawatir Merugi, Petani di Kampar Panen Padi di Tengah Banjir

Khawatir Merugi, Petani di Kampar Panen Padi di Tengah Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X