Kompas.com - 15/09/2012, 03:55 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

MOROTAI, KOMPAS.com — Dauglas Mac Arthur adalah seorang jenderal angkatan darat yang menjabat sebagai komandan pasukan Amerika Serikat. Dia kemudian menjadi komandan pasukan sekutu wilayah Pasifik barat daya tahun 1942-1945. Jenderal Dauglas Mac Arthur lalu merebut Kepulauan Morotai pada 1944 sebagai basis pasukan mereka.

Salah satu tempat Dauglas Mac Arthur di Morotai adalah Permandian Air Kaca. Ini merupakan tempat permandian tentara sekutu dan Jenderal Dauglas Mac Arthur. Pak Syukur Kuseke (35) merupakan penjaga tempat Permandian Air Kaca ini. Syukur Kusake adalah cucu dari Cay Kuseke yang merupakan pemilik lahan permandian air panas tersebut.

Berdasarkan cerita yang didapatkan dari kakeknya, Syukur Kusase menceritakan bahwa Permandian Air Kaca ini ditemukan oleh kakeknya itu sekitar tahun 1875. Sebelumnya, Cay Kusake menjadikannya sebagai tempat berkebun.

Di permandian itu terdapat kotak yang sebelumnya dijadikan bak mandi, dan di depannya terdapat pancuran air yang digunakan untuk mandi oleh Mac Arthur dan tentaranya. Di sekitar permandian juga banyak ditemukan peninggalan pasukan Amerika Serikat pada saat Perang Dunia II.

Pada tahun 2000, Syukur mulai mencari dan mengumpulkan barang peninggalan tersebut, seperti pucuk senapan, bom, dan selongsong peluru. "Mengumpulkan barang-barang ini untuk koleksi pribadi saja. Saya mempunyai kesenangan sendiri mengumpulkan barang-barang bekas Perang Dunia II," ujar Syukur Kusase saat ditemui Kompas.com.

Selain dipajang di rumahnya, Syukur juga membawa temuannya ke Permandian Air Kaca tersebut untuk diperlihatkan kepada pengunjung tempat itu.

Syukur juga memaparkan, jika penemuan tersebut ingin disumbangkan ke negara, maka ia mengharapkan penghargaan dari pemerintah atau presiden. Pasalnya, selama ini tidak ada sumbangsih dari pemerintah atau dari pihak mana pun. Peninggalan-peninggalan Perang Dunia II masih banyak ditemukan di daerah Totodoku.

Syukur beserta keluarga akan terus mencoba mencari untuk menambah koleksi tersebut. Bertepatan dengan diadakannya Sail Morotai 2012, banyak wisatawan domestik ataupun internasional mengunjungi salah satu tempat bersejarah di Morotai ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.