AS Sudah Tahu Sutradara Film Anti-Islam

Kompas.com - 14/09/2012, 10:26 WIB
EditorEgidius Patnistik

WASHINGTON, KOMPAS.com — Seorang pejabat penegak hukum AS, Kamis (13/9/2012), mengatakan, pria bernama Nakoula Basseley Nakoula berada di balik film anti-Islam yang telah memicu serangan massa terhadap misi AS di Mesir, Libya, dan Yaman.

Seorang pria yang menyebut dirinya Sam Bacile mengatakan ia membuat film itu. Kantor berita Associated Press (AP) telah mengaitkan Nakoula dengan Bacile. Seorang konsultan untuk film itu, Steve Klein, sebelumnya mengungkapkan bahwa Bacile memang hanya sebuah nama samaran.

Pejabat penegak hukum itu tidak mau disebut namanya karena ia tidak berwenang untuk membahas sebuah investigasi yang sedang berlangsung.

Orang yang menyebut dirinya sebagai sutradara film berjudul Innocence of Muslims itu awalnya mengklaim berlatar belakang Yahudi dan Israel. Orang itu pun mengaku telah mendapat sokongan dana jutaan dollar AS dari sekitar 100 donor Yahudi. Namun, sejumlah orang yang terlibat dalam film itu mengatakan, pernyataannya tersebut bohong belaka karena sesungguhnya tokoh kunci di balik film tersebut adalah seorang Koptik dari California selatan.

Nakoula (55) mengatakan kepada AP dalam sebuah wawancara di luar Los Angeles pada Rabu bahwa ia yang mengatur logistik untuk perusahaan yang memproduksi film tersebut. Ia membantah telah menyutradarai film itu, tetapi ia mengaku tahu Sam Bacile, orang yang menyebut dirinya sebagai sutradara film itu.

Namun, dari hasil penelusuran jejak nomor ponsel yang dihubungi AP hari Selasa untuk menghubungi si sutradara yang mengidentifikasi dirinya sebagai Bacile, lokasi pengguna ponsel itu berada di alamat yang sama di dekat Los Angeles, tempat Nakoula berada.

Nakoula mengatakan kepada AP bahwa dia seorang Koptik dan mendukung keprihatinan komunitas Koptik terkait ancaman terhadap mereka di Mesir.

Film yang dinilai anti-Islam itu telah memicu protes yang mengakibatkan pembakaran konsulat AS di Benghazi di Libya timur, Selasa. Para pejabat Libya mengatakan, Duta Besar AS untuk negara itu, Chris Stevens, dan tiga warga negara AS lainnya tewas dalam kekerasan itu. Namun, para pejabat AS mengatakan mereka tengah menyelidiki apakah serangan itu merupakan sebuah serangan teroris terencana terkait peringatan 11 tahun serangan 11 September terhadap menara kembar WTC di New York.

Nakoula membantah kalau ia adalah Bacile. Sejumlah dokumen pengadilan federal yang diajukan dalam perkara pidana terhadap dia tahun 2010 menujukkan bahwa Nakoula telah menggunakan sejumlah nama palsu di masa lalu. Di antara nama-nama palsu itu, menurut dokumen tersebut, adalah Nicola Bacily dan Erwin Salameh.

Selama percakapan dengan wartawan AP di luar rumahnya, Nakoula memperlihatkan SIM-nya guna menunjukkan identitasnya, tetapi ibu jarinya tetap berada di atas nama tengahnya, Basseley. Pemeriksaan catatan oleh AP kemudian menemukan nama tengah itu serta hubungan lain ke sosok Bacile.

Film menjijikan

Menlu AS Hillary Clinton telah mengecam film tersebut. Ia menekankan, Pemerintah AS tidak ada hubungannya dengan film itu.

"Bagi kami, bagi saya, secara pribadi, video itu menjijikkan dan tercela. (Film itu) tampaknya punya tujuan sangat sinis, untuk merendahkan sebuah agama besar dan memprovokasi kemarahan," kata Hillary Clinton, Kamis. "Namun, seperti yang saya tegaskan kemarin, tidak ada justifikasi, sama sekali tidak ada, untuk merespons video itu dengan kekerasan."

Clinton mengatakan pada peluncuran dialog strategis antara Amerika Serikat dan Maroko bahwa semua "pemimpin di pemerintahan, pemimpin dalam masyarakat sipil, atau tokoh agama harus menarik garis batas yang tegas dengan kekerasan". "Setiap pemimpin yang bertanggung jawab kini harus berdiri dan menarik garis itu," tuturnya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

    Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

    Regional
    4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

    4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

    Regional
    Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

    Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

    Regional
    150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

    150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

    Regional
    Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

    Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

    Regional
    Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

    Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

    Regional
    Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif Atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

    Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif Atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

    Regional
    206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

    206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

    Regional
    Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

    Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

    Regional
    Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

    Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

    Regional
    TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

    TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

    Regional
    Dukun di Boyolali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Adik Ipar

    Dukun di Boyolali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Adik Ipar

    Regional
    Anggota DPRD Sambas Diperas Modus Video Call Seks, 4 Pelaku Ditangkap

    Anggota DPRD Sambas Diperas Modus Video Call Seks, 4 Pelaku Ditangkap

    Regional
    Ibu TKI Parti Liyani Jatuh Sakit Setelah Diberitahu Kasus Anaknya

    Ibu TKI Parti Liyani Jatuh Sakit Setelah Diberitahu Kasus Anaknya

    Regional
    Suami Bupati Bogor Ade Yasin Meninggal karena Kanker Paru-paru

    Suami Bupati Bogor Ade Yasin Meninggal karena Kanker Paru-paru

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X