Kompas.com - 11/09/2012, 14:24 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

MADIUN, KOMPAS.com- Sersan Dua Ilmun mengaku sudah tujuh kali melakukan pengiriman imigran ke Australia secara ilegal melalui sejumlah pantai di Jawa Timur. Terdakwa beraksi sejak tahun 2010 dan telah menangguk untung hingga puluhan juta rupiah.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Madiun, Selasa (11/9/2012), Ilmun mengatakan, pengiriman dilakukan tengah malam secara tergesa-gesa. Polanya sama, hanya lokasinya yang berbeda.

Imigran dikirim dari Jakarta menuju ke pantai di Jawa Timur yakni Situbondo, Prigi, Popoh, dan Klatak. Selanjutnya mereka naik perahu nelayan menuju ke tengah laut dan berpindah kapal yang lebih besar supaya bisa berlayar ke Pulau Chrismast di Australia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.