Stok Sapi di GGLC Hanya Terisi Sepertiga Kapasitas

Kompas.com - 10/09/2012, 21:03 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

GUNUNG SUGIH, KOMPAS.com - Menyusul pembatasan impor sapi, stok sapi bakalan di perusahaan penggemukan sapi (feedlot) PT Great Giant Livestock Co (GGLC) saat ini hanya terisi sepertiga dari kapasitas yang tersedia.

"Dari 35.000 kapasitas yang tersedia, saat ini hanya terisi 30 persen sapi breeding (pembibitan)," ujar Direktur Produksi PT GGLC Didiek Purwanto dalam kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke PT GGLC, Senin (10/9/2012).

Dalam pantauan hari ini, sebagian kandang sapi feedlot terbesar di Provinsi Lampung ini memang terlihat kosong. Selain bibit-bibit sapi impor brahmana dari Australia, sapi-sapi lokal juga terlihat di feedlot yang tengah disoroti menyusul kasus masuknya sapi bibit yang diduga ilegal itu.

Didiek mengatakan, dari tujuh feedlot yang ada di Lampung, tiga diantaranya saat ini ikut mengembangkan usaha pembibitan sapi. Jadi, bukan melulu kegiatan penggemukan.

"Tujuan kami untuk mengurangi ketergantungan sapi impor. Di sini kami juga menggunakan bibit loka;," ujarnya. Namun, angka kematian anak sapi di tempat ini masih tinggi, yaitu 20,51 persen pada sepanjang tahun 2011. Dari 845 kelahiran sapi baru, 179 di antaranya mati.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X