Bambu Terasing di Negeri Sendiri

Kompas.com - 09/09/2012, 03:55 WIB
Editor

Di luar kampung ini, bambu juga menjadi tumpuan warga Cianjur. Lihatlah peralatan rumah tangga yang mereka gunakan, cendera mata yang dijajakan. Semua dari bambu. Anyaman bambu disulap menjadi tampah, nampan, tudung saji, tempat tisu, lampu duduk, dan lainnya.

Beranjak ke Kabupaten Tangerang, Banten, kerajinan bambu berupa topi bambu sempat menjadi primadona. Sejak 1813, topi bambu dari Tangerang bahkan telah merajai pasar ekspor di Perancis dan Amerika. Permintaan topi lebar dari bambu sampai saat ini masih datang dari Jepang dan Australia.

Ketua Komunitas Topi Bambu Tangerang Agus Hasanudin mengatakan, lebih dari 80 persen masyarakat pedesaan di Tangerang bisa menganyam bambu. Seiring dengan perubahan mode topi bambu internasional, kini topi bambu lebih banyak dimanfaatkan sebagai topi pramuka dengan permintaan 30.000 kodi per bulan dari total 20 perajin topi bambu.

Sayangnya, meski Indonesia punya banyak ragam bambu, pemanfaatan bambu masih sangat terbatas. Mukoddas Syuhada dari Banten Creative Community, misalnya, mengatakan, bambu di beberapa daerah di Banten hanya digunakan sebagai pagar rumah dan bebegig (orang-orangan) di sawah.

Hal serupa dikatakan Jatnika Nanggamihardja, sosok yang lebih dari 20 tahun berkecimpung di dunia bambu, salah satunya sebagai eksportir rumah bambu. Menurut Jatnika, meski Indonesia sangat kaya akan jenis bambu, masyarakat negara ini masih kalah bersaing dengan China, India, dan Jepang dalam memanfaatkannya.

”Ini karena masyarakat Indonesia masih mengandalkan keahlian tradisional dalam mengolah bambu sehingga kalah kualitas dibandingkan negara lain,” kata Jatnika.

Pandangan salah

Bahwa bambu menjadi budaya bangsa Indonesia terlihat dari bagaimana cara memanen, mengawetkan, dan mengolahnya, yang diwarisi secara turun-temurun dari nenek moyang kita.

Jatnika, yang juga menjadi pelestari bambu dengan menanam pohon ini di bantaran Sungai Ciliwung, Cisadane, Ciluwer, serta di tepian Sungai Cimande, telah mendata 1.511 produk kerajinan yang dibuat dari bambu.

Namun, karena bambu dan produk bambu cenderung masih dianggap murahan, kampungan, dan identik dengan kemiskinan oleh masyarakat kita, tak heran jika di zaman modern ini kita semakin terasing dengan bambu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Pimpin Operasi Penertiban Masker: Yang Sakit Sudah Ribuan, Jangan Ditambah Lagi

Risma Pimpin Operasi Penertiban Masker: Yang Sakit Sudah Ribuan, Jangan Ditambah Lagi

Regional
Diterjang Banjir Bandang, Jalanan di Masamba Dipenuhi Lumpur

Diterjang Banjir Bandang, Jalanan di Masamba Dipenuhi Lumpur

Regional
Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Regional
Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Pria Ini Berani Bawa Wanita ke Kamar Hotel, Giliran Bayar Ternyata Pakai Uang Palsu

Pria Ini Berani Bawa Wanita ke Kamar Hotel, Giliran Bayar Ternyata Pakai Uang Palsu

Regional
Satu Orang Tewas Terseret Banjir Bandang di Masamba

Satu Orang Tewas Terseret Banjir Bandang di Masamba

Regional
Artis H Dibayar Rp 30 Juta Sekali Kencan, Baru Terima Rp 20 Juta Saat Dibekuk Polisi

Artis H Dibayar Rp 30 Juta Sekali Kencan, Baru Terima Rp 20 Juta Saat Dibekuk Polisi

Regional
Bupati Wonogiri Minta KBM Santri Seluruh Pesantren Ditiadakan

Bupati Wonogiri Minta KBM Santri Seluruh Pesantren Ditiadakan

Regional
Banjir Bandang di Masamba akibat Sungai Meluap, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir Bandang di Masamba akibat Sungai Meluap, Puluhan Warga Mengungsi

Regional
Kasus Artis H, Polisi Periksa 3 Saksi, Dalami Mucikari yang Menawarkan ke Pengusaha A

Kasus Artis H, Polisi Periksa 3 Saksi, Dalami Mucikari yang Menawarkan ke Pengusaha A

Regional
Penelitian USU: Ekstrak Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Pasien Covid-19

Penelitian USU: Ekstrak Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Pasien Covid-19

Regional
Ekonomi Terdampak Covid-19, Ekspor Kapulaga Sumut Malah Naik hingga Tembus ke 3 Negara

Ekonomi Terdampak Covid-19, Ekspor Kapulaga Sumut Malah Naik hingga Tembus ke 3 Negara

Regional
Sanksi Penumpang Tak Pakai Masker di Terminal Tirtonadi Solo: Baca Teks Pancasila hingga Push Up

Sanksi Penumpang Tak Pakai Masker di Terminal Tirtonadi Solo: Baca Teks Pancasila hingga Push Up

Regional
Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Regional
Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X