Duh! Patung Trikora Patah Sebelum Diresmikan Presiden - Kompas.com

Duh! Patung Trikora Patah Sebelum Diresmikan Presiden

Kompas.com - 31/08/2012, 11:53 WIB

MOROTAI, KOMPAS.com — Patung Trikora di Desa Wawama, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, sedikit bermasalah. Patung yang rencananya diresmikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada acara puncak Sail Morotai, 15 September itu, salah satunya patah.

Patung Trikora yang dibangun di atas lahan seluas 40 x 20 meter itu memuat lima patung di atas sebuah monumen. Patung tersebut terbuat dari logam campuran yang dibuat oleh Studio Patung Yusman.

Patung tersebut berupa empat tentara Indonesia dalam keadaan berperang dan satu wanita selaku wartawan. Nah, patung yang berada paling depan, yakni seorang tentara sedang mengibarkan bendera Merah Putih-lah yang bermasalah.

Tiang bendera yang dipegang patung tersebut patah di bagian gengaman tangannya. Patahnya tidak sampai terlepas, tetapi akibatnya tiang bendera tampak membengkok ke sisi kanan patung sehingga terlihat menggantung.

Masri (34), warga setempat, mengatakan bahwa patung Trikora patah karena ditiup angin kencang.

"Malam Kamis (30/8/2012) kemarin, itu angin kuat di sini, jadi patungnya patah saat ditiup angin," ujar Masri.

Hingga Jumat (31/8/2012) siang, patahan patung masih menggantung di atas monumen. Tak ada satu pekerja pun yang tampak di areal pembangunan Monumen Trikora itu sehingga patung yang patah sejak kemarin itu belum diperbaiki.

Sejumlah warga yang menyaksikan patahnya patung Trikora itu sedikit kesal dengan para pekerja yang meninggalkan begitu saja patahan patung tersebut. Dari jalan utama, patahan patung itu sangat mengganggu pemandangan monumen.

"Walau pekerjaannya sudah selesai, tapi ini kan masih dalam tanggung jawab rekanan. Semestinya rekanan kalau melihat begini langsung diperbaiki, jangan kasih tinggal begitu saja. Apalagi sehari dua ini ada kunjungan menteri, jangan sampai dibilang warga yang tidak terlibat lagi," ujar Firman Laduane, Sekretaris KNPI Kabupaten Pulau Morotai.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAna Shofiana Syatiri

    Close Ads X