Buku Berjudul "Perang Akhir Zaman" Disita - Kompas.com

Buku Berjudul "Perang Akhir Zaman" Disita

Kompas.com - 30/08/2012, 20:46 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Komputer beserta laptop adalah barang bukti yang disita dari kantor maupun rumah MK, terduga teroris, oleh Detasemen Khusus 88, Kamis (30/8/2012). Namun, selain bukti berupa peralatan elektronik, ada satu eksemplar buku yang turut disita.

"Kalau tidak salah judulnya Perang Akhir Zaman," ujar Kapolsek Arcamanik, Komisaris I Ketut Adi Purnama, saat ditemui di tengah penggeledahan.

Buku tersebut diamankan dari rumah MK yang terletak di Cluster Pawengan di Kelurahan Cisaranten Bina Harapan, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung. Adi sendiri tidak melihat jelas isi buku yang dibawa, dia juga tidak bersedia menyimpulkan ada kaitan dengan penangkapan MK.

Hal serupa juga diutarakan tetangga MK bernama Ade Jauhari yang diminta menjadi saksi sewaktu penggeledahan berlangsung. Selain satu unit CPU, laptop, dan puluhan keping CD, Ade melihat petugas membawa buku tebal meski dia tidak jelas membaca judulnya. Dia sempat beranggapan bahwa buku tersebut adalah buku mengenai pemrograman mengingat MK sendiri bekerja di perusahaan informatika.

Sewaktu dicari di internet, memang ada buku berjudul Perang Akhir Zaman yang ditulis oleh Abu Robbani Abdullah. Berdasarkan tebal buku yang mencapai 442 halaman, cocok dengan keterangan Adi terkait buku yang tebal. Resensi buku ini menjelaskan ramalan dunia di masa mendatang yang diklaim berdasarkan metode ilmiah.

Judul yang beredar luas di toko buku ini mengulas peristiwa yang sudah terjadi, seperti penyerbuan Irak sebagai jalinan ramalan yang sudah dituliskan sebelumnya serta mengungkapkan beberapa hal yang diduga bakal terjadi pada masa mendatang.

MK diamankan Densus 88 dengan dugaan terlibat dengan jaringan terorisme meski belum disebutkan jaringan yang mana. 


EditorRobert Adhi Ksp
Komentar

Terkini Lainnya

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Internasional
Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Nasional
Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Nasional
Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Internasional
Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional

Close Ads X