Kompas.com - 30/08/2012, 20:10 WIB
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com -- Terdakwa Panitera Pengganti (PP) Pengadilan Negeri (PN) Medan, Lince BR Simanjuntak akhirnya divonis setahun penjara oleh majelis hakim yang diketua Surya Perdamaian, Kamis (30/8/2012). Putusan ini terkait penipuan yang dilakukan terdakwa terhadap korbannya Kamarul Zaman yang berprofesi sebagai toke lembu.

"Terdakwa dinyatakan secara sah terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan," kata majelis hakim ketua.

Terdakwa dikenakan Pasal 378 tentang penipuan. Namun, vonis ini lebih ringan satu tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muliani yang sebelumnya menuntut terdakwa hukuman dua tahun penjara.

Di persidangan diketahui, modus yang dilakukan terdakwa dengan mengaku sebagai jaksa dan bisa meluluskan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di kantor Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Utara. Korban yang merupakan rekan bisnis terdakwa tanpa curiga mempercayainya, ditambah keterangan Budi (berkas terpisah) yang merupakan tetangga korban mengatakan bahwa terdakwa memang mampu melakukan pengurusan CPNS di instansi tersebut.

Terdakwa kemudian meminta sejumlah uang kepada korban, dengan nilai yang bervariasi. Untuk tamatan S1 sebesar Rp 120 juta dan tamatan SMA Rp 45 juta, kata korban. Tergiur dengan janji terdakwa, korban pun kemudian menyetujui permintaan itu dengan menyetorkan uang secara bertahap.

"Pertama saya kasih Rp 20 juta. Selang dua minggu, dia minta lagi Rp 20 juta," ujar korban sambil menerangkan total uang yang diserahkannya sebanyak Rp 80 juta.

Setelah uang diberikan, terdakwa meminta korban untuk menunggu beberapa minggu hingga pengumuman CPNS keluar.

"Ibu itu bilang, kalau nanti anak saya tidak lulus, uangnya akan dikembalikan. Tapi kami diminta menunggu," kata korban lagi.

Namun, setelah ditunggu beberapa minggu, anak korban tak masuk sebagai CPNS dan uang yang sudah disetorkan tak kunjung kembali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.