Kompas.com - 18/08/2012, 15:02 WIB
|
EditorAgnes Swetta Pandia

TASIKMALAYA, KOMPAS.com-Penataan arus lalu lintas saat lebaran di jalur selatan Jawa Barat tidak pernah berubah. Kemacetan panjang dan lamanya waktu tempuh masih menjadi permasalahan yang belum diselesaikan.

Ventje (30), pemudik asal Jakarta tujuan Tasikmalaya, membutuhkan waktu lebih dari 12 jam dari Jakarta ke Tasikmalaya melewati Jalur Cileunyi-Nagreg-Gentong. Berangkat sekitar pukul 23.00, ia baru tiba di Tasikmalaya sekitar pukul 12.00. Padahal, pada hari normal, Jakarta-Tasikmalaya mampu ditempuh selama tiga jam.

Menurut Ventje, kemacetan ini sama seperti tahun kemarin. Titik macet terpanjang ada di sekitar pintu keluar Tol Cileunyi, sekitar 5-6 kilometer. Kemacetan serupa juga terjadi di Jalur Nagreg-Gentong. Lebar jalan yang tersedia tidak mampu menampung banyak kendaraan yang melintasi daerah itu.

Hal yang sama dikatakan Abdul Latief (32), warga Bandung yang hendak mudik ke Tasikmalaya. Ia terjebak kemacetan parah antara Nagreg-Gentong. Ia membutuhkan waktu sekitar enam jam dari waktu normal hanya satu jam di hari biasa.

"Buka tutup yang diterapkan polisi juga percuma. Kalau saja Jalur Lingkar Gentong bisa difungsikan mungkin tidak akan separah ini," katanya.

 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X