Kompas.com - 16/08/2012, 14:57 WIB
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com -- Terungkapnya aksi perampokan unik Bank Maspion Denpasar yang dilakukan oleh satpamnya sendiri meninggalkan kisah memilukan. Kris Ave Andriyanto yang ditinggalkan kedua orang tuanya sejak kecil merampok untuk mengobati penyakit struk Ibu angkat yang selama ini merawatnya.

"Dia sejak kecil dibuang orang tuanya, kemudian dirawat orang. Sekarang dia lagi butuh uang untuk pengobatan ibu angkatnya yang merawat dia," ujar Kasubdit III Direskrimum Polda Bali, AKBP Harry Haryadi saat konferensi di Mapolda Bali, Kamis (16/8/2012) siang tadi.

Pria asal Banyuwangi ini mengaku sudah setahun kerja di Bali dan 8 bulan terakhir bekerja sebagai satpam di Bank Maspion. Saat ini statusnya sebagai karyawan outsourcing dengan gaji Rp 1, 2 juta per bulan. Penghasilannya yang tak cukup untuk biaya berobat ibunya memaksa Andriyanto melakukan aksi perampokan.

Namun, karena tindakannya melanggar hukum, polisi tetap memproses Andriyanto dan menjerat pria 24 tahun tersebut dengan pasal 363 dan 220 KUHP tentang pencurian dan laporan palsu.

Seperti diberitakan, Andriyanto merancang skenario perampokan di bank tempatnya bekerja Selasa (14/8/2012) lalu. Andriyanto yang sebelumnya melapor ke polisi karena mengaku dirampok 3 orang pada Selasa dini hari lalu ternyata hanya mengarang cerita fiktif. Setelah tim penyidik Direskrim Polda Bali dibantu Polresta Denpasar memeriksa Andriyanto dan menemukan berbagai kejanggalan dalam keterangannya, polisi mengungkap pelaku perampokan adalah Andriyanto sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.