Di Semarang, 15 Perusahaan Telat Bayarkan THR - Kompas.com

Di Semarang, 15 Perusahaan Telat Bayarkan THR

Kompas.com - 15/08/2012, 22:56 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Lima belas perusahaan di Kabupaten Semarang masih belum menyerahkan tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya. Sebagian besar di antaranya adalah perusahaan garmen berskala besar.

Mediator Hubungan Industrial Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Semarang Sri Prihatiningsih mengatakan, sesuai surat pernyataan yang diterimanya, 10 dari 15 perusahaan tersebut sudah menyetujui penyerahan THR pada Rabu (15/8/2012) hari ini. Adapun 5 perusahaan sisanya akan menyusul pada Kamis (16/8/2012) besok.

"Hingga saat ini kami belum menerima laporan apakah 10 perusahaan tersebut sudah menyerahkan apa belum. Besok kami juga akan menugaskan tim pemantau untuk melihat penyerrahan THR di 5 perusahaan lainnya," ungkap Sri.

Sesuai peraturan, pemberian THR wajib dilaksanakan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya. Namun, sejumlah perusahaan terpaksa molor dengan alasan menunggu pembayaran dari pembeli dan menyesuaikan dengan pencairan pesanan.

"Kami bisa memahami alasan perusahaan terlambat menyerahkan THR bagi karyawan. Yang penting karyawan harus menerima THR yang memang menjadi haknya pada peringatan hari besar keagamaan," ujarnya. Sri merasa optimistis seluruh perusahaan di Kabupaten Semarang akan menunaikan kewajiban membayarkan THR kepada karyawannya.


EditorLaksono Hari W
Komentar

Terkini Lainnya

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Regional
Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Internasional
Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Nasional
Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Nasional
Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Internasional
Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional

Close Ads X