Kompas.com - 15/08/2012, 12:43 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MAGELANG, KOMPAS.com - Sedikitnya 21 kilogram daging gelonggongan ditemukan Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Magelang pada operasi pasar di pasar penampungan eks Rejowinangun Kota Magelang, Rabu (15/8/2012). Selain itu, petugas juga menemukan 3,5 kilogram hati sapi yang mengandung cacing.

Petugas langsung menyita daging-daging tersebut untuk dimusnahkan. Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Magelang Sri Retno Murtiningsih mengatakan daging sapi dan hati yang mengandung cacing tersebut, dipastikan tidak dipotong di Rumah pemotongan Hewan (RPH). "Setelah ditelusuri, daging sapi gelonggongan dan hati sapi yang mengandung cacing  tersebut berasal dari Kabupaten Boyolali," ujarnya.

Pihaknya kemudian langsung mengamankan pengirim daging dan hati sapi tersebut yang diketahui bernama Eko Budianto warga Ngampel Boyolali. Kepada petugas, Eko mengaku hanya ditugasi untuk mengirim kepada para pedagang.

Menurut Sri, Eko langsung dibawa ke Polsek Magelang Selatan untuk dimintai keterangan oleh petugas. Selain itu Eko juga diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulang lagi memasok daging yang tidak Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.