Kompas.com - 10/08/2012, 19:12 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

TENGGARONG, KOMPAS.com- Desa Makarti merupakan salah satu desa di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang merupakan sentra peternakan ayam kampung. Namun yang digarap baru ayam pedaging, belum ayam petelur. Tahun depan, harapannya Makarti juga bisa mengembangkan peternakan ayam kampung petelur.

Hal itu diutarakan Darusallam, peternak ayam di Makarti, Jumat (10/8/2012).

"Permintaan telur ayam kampung selalu datang, namun belum bisa kami penuhi," ujar Darusallam yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli) Kalimatan Timur ini.

Peluang mengembangkan peternakan ayam kampung khusus petelur sebenarnya terbuka lebar. Karena itu, Darusallam tengah mempelajari peluang tersebut. "Sebab, bibit ayam harus kami datangkan dari Jawa," katanya.

Selain itu, puluhan peternak di Makarti masih terkendala sejumlah hal, seperti permodalan dan pembuatan kandang. Butuh kandang yang sangat luas, katanya. Adapun di Makarti saat ini, kapasitas produksinya sekitar 500 ayam per hari.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X