Kompas.com - 07/08/2012, 19:58 WIB
EditorTri Wahono

PADANG, KOMPAS.com - Majelis Ulama Indonesia Sumatera Barat menyatakan jasa penukaran uang pecahan uang kecil yang marak menjelang lebaran hukumnya haram karena terdapat unsur riba di dalamnya.

"Jika uang ditukar dengan uang yang nilainya sama tetapi salah satu di antara penukarnya kurang atau lebih maka tidak diragukan terdapat unsur riba," kata Ketua Bidang Fatwa MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar di Padang, Selasa (7/8/2012).

Menurut dia, jika masyarakat hendak melakukan penukaran uang maka jumlahnya harus sama antara yang ditukarkan dengan penukarnya.

Jika ada yahg berdalih kelebihan penukaran merupakan jasa atau apapun namanya walaupun satu rupiah, maka hal itu tetap tidak dapat diterima karena uang ditukar dengan uang jumlahnya harus sama.

Oleh karena itu setiap muslim harus meninggalkan transaksi seperti itu karena hal itu dilarang oleh agama.

Ia juga mengapresiasi Bank Indonesia yang telah menyiapkan infrastruktur untuk memudahkan masyarakat melakukan transaksi penukaran uang pecahan kecil, agar terhindar dari transaksi yang terdapat unsur riba. Antara lain lewat penukaran di bank dan layanan bergerak.

Memasuki pekan ketiga Ramadhan 1433 Hijriah penyedia jasa penukaran uang pecahan kecil mulai ramai di beberapa ruas jalan yang ada di Padang untuk menawarkan jasanya kepada pengendara yang lewat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut salah seorang penyedia jasa, Anis (50) di kawasan Jalan Diponegoro Padang, menjelang Idul Fitri banyak masyarakat yang hendak menukarkan uang pecahan kecil untuk kebutuhan lebaran. Ia mengambil jasa Rp 10 ribu dari setiap uang yang ditukarkan.

Terkait, adanya pernyataan dari MUI Sumbar bahwa jasa penyediaan uang tersebut dianggap riba, ia mengatakan hanya berusaha membantu masyarakat yang hendak menukarkan uang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.