Kompas.com - 07/08/2012, 14:24 WIB
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com -- Para pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur tampaknya tidak perlu bersusah-susah mencari alat transportasi penunjang untuk mudik Lebaran nanti. Sebab, pemerintah setempat tidak memberlakukan pelarangan kendaraan dinas dipakai mudik.

"Itu terserah, terserah mereka. Tapi harus dirawat dengan baik," kata Samsul Azhar, wali kota Kediri saat dikonfirmasi, Senin (6/8/2012) malam.

Meskipun demikian, Ia menegaskan, PNS yang bersangkutan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kerusakan yang terjadi pada kendaraan dinas, karena pemkot tidak akan memberikan fasilitas pertanggungan kerusakan yang timbul akibat penggunaan secara pribadi itu.

Selain itu menurutnya, para PNS juga harus tunduk dengan pelarangan penggunaan BBM bersubsidi. Pengguna kendaraan dinas, wali kota yang tengah bersiap maju kedua kalinya dalam pilkada tahun depan ini menandaskan, PNS wajib merawat dan menjaga dengan baik kendaraan dinas, jangan hilang. "Harus dijaga dengan baik karena itu amanah. Jangan sampai hilang," katanya.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam sebuah kesempatan di Nganjuk pada 5 Agustus 2012 ini juga menyatakan memperbolehkan penggunaan kendaraan dinas untuk mudik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.