Kompas.com - 02/08/2012, 19:47 WIB
|
EditorRusdi Amral

YOGYAKARTA,KOMPAS.com -Berdasarkan hasil rapat dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta, aparat Kecamatan Srandakan, Direktorat Polisi Perairan Polda DI Yogyakarta, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, dan Animal Friends Jogja, hiu tutul (Rhincodon typus) atau hiu paus (whale shark) di Pantai Baru, Pandansimo, Bantul akan diawetkan. Hiu nantinya akan dibelah, diformalin lalu diawetkan untuk keperluan ilmu pengetahuan.            

"Pembelahan bangkai hiu dilakukan warga setempat dengan diawasi oleh dokter hewan. Tapi, kami menyayangkan tidak adanya petugas kepolisian yang berjaga di sekitar bangkai hiu. Kami takut bangkai hiu rusak karena banyak warga berdatangan dan bersentuhan dengan bangkai tersebut,"  kata relawan Animal Friends Jogja (AFJ)  Eli, Kamis (2/8/2012) di Yogyakarta.

Sebelumnya, hiu tutul dengan panjang 13 meter dan lebar 3,83 meter terdampar di Pantai Baru, Pandansimo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (1/8/2012) petang. Hiu  berbobot sekitar 20 ton tersebut sempat diikat ekornya oleh warga setempat sehingga tidak mampu kembali ke lautan lepas dan akhirnya mati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.