Rektor: USU Bebas "Perjokian"! - Kompas.com

Rektor: USU Bebas "Perjokian"!

Kompas.com - 22/07/2012, 14:28 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Syahril Pasaribu mengatakan, seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui program Ujian Masuk Bersama (UMB) di kampus USU bebas "perjokian".

"Hasil pemantauan kami tadi pagi sampai siang, proses ujian berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan maupun adanya indikasi ’perjokian’," katanya di Medan, Minggu (22/7/2012).

Tahun ini, sebanyak 11.542 peserta bersaing masuk USU melalui jalur Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (UMB-PT) yang juga diikuti 12 PTN lainnya di Indonesia. Peserta tersebut masing-masing sebanyak 3.847 dari kelompok IPS, 4.705 IPA dan 2.990 IPC.

Berbeda dengan SNMPTN, seleksi melalui UMB-PT ini hanya digelar satu hari, yaitu hari ini. Pengumuman hasil ujian dilaksanakan pada 31 Juli 2012 mendatang. 

Pelaksanaan UMB-PT dilaksanakan beberapa lokasi, seperti di Sekolah Raksana Medan dan Politeknik Medan. Ia mengatakan, UMB-PT merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru program S-1 yang dilakukan secara serentak untuk 13 PTN di Indonesia. Bagi USU, seleksi ini dilakukan untuk menjaring para calon mahasiswa baru untuk program S-1 reguler dan mandiri.

Melalui UMB-PT tahun ini, USU akan menyeleksi 2.902 mahasiswa baru dengan rincian 1.270 kursi untuk program S-1 regular dan 1.632 kursi untuk program S-1 mandiri. UMB-PT 2012 ini diikuti oleh 13 Perguruan Tinggi Negeri( PTN) di Indonesia, yaitu Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Universitas Jambi (Unja) Jambi, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jakarta, Universitas Negeri Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Universitas Palangka Raya, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, Universitas Borneo Tarakan (UBT) dan Universitas Terbuka (UT).

Humas USU Bisru Hafi mengatakan, pihaknya menjamin pelaksanaan UMB akan bebas "perjokian". Untuk itu, pihaknya melakukan beberapa langkah antisipasi.

"Setiap ruangan terdapat 20 orang peserta dan dua orang pengawas dari dosen. Sebelum dilaksanakan ujian, kita akan mengecek terlebih dahulu, nama peserta kemudian foto di kartu peserta sama atau tidak dengan orang mengikuti tes itu. Kalau tidak (sama) akan kita keluarkan," katanya.


PenulisM Latief
EditorLatief

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X