Kompas.com - 19/07/2012, 13:05 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menerjunkan ratusan personelnya untuk melakukan penjagaan di beberapa terminal di Makassar. Pengaman ini juga dilakukan untuk mengantisipasi tindakan premanisme yang meresahkan para sopir dan penumpang.

Personel polisi yang dikerahkan berjumlah 200 orang dari Satuan Sabhara dan Satuan Lalu Lintas Polda Sulda Sulsel. Mereka berjaga di dalam maupun luar terminal. Dari pantauan Kompas.com, anggota yang disiagakan sebagian berseragam lengkap dengan senjata laras panjang.

Kasubid Humas Polda Sulsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Moh Siswa yang ditemui di terminal Regional Daya, Makassar, Kamis (19/07/2012) siang mengatakan, pengamanan ini merupakan bagian dari operasi sikat tuntas (sitas) untuk menciptakan situasi aman dan kondusif selama bulan Ramadhan.

"Jadi kita bersihkan terminal yang ada di kota Makassar dari aksi premanisme, agar sopir angkutan darat antar daerah dan provinsi serta penumpang yang hendak mudik merasa aman dan tenang. Yang jelas, dengan disiagakannya polisi, pelaku kejahatan seperti pemalak, pencopet, pencuri dan lainnya bisa teratasi," katanya.

Terdapat dua terminal besar di Kota Makassar yakni terminal Regional Daya dan Mallengkeri. Selain di terminal, puluhan pesonel juga diterjunkan untuk berjaga di pelabuhan iInternasional Sukarno Hatta. Personel disiagakan lebih dulu untuk mengatasi lonjakan penumpang kapal di pelabuhan. Para petugas kepolisian ini dibekali metal detector untuk mengantisipasi aksi terorisme.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.