Bungker RSUP dr Kariadi Dibangun di Masa Perang Dunia II

Kompas.com - 10/07/2012, 19:35 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com — Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah menyatakan, bungker yang ditemukan di lingkungan RSUP dr Kariadi Semarang merupakan bangunan cagar budaya yang perlu dilestarikan. Berdasarkan penelitan BP3, bungker tersebut dibangun sebagai persiapan menghadapi Perang Dunia II dan merupakan peninggalan Pemerintah Belanda sekitar tahun 1939-1945.

Kepala Seksi Pelestarian dan Pemanfaatan BP3 Jateng Gutomo mengatakan, bungker kuno tersebut sudah memenuhi syarat sebagai bangunan cagar budaya. Syarat itu, antara lain, bangunan sudah berumur 50 tahun, memiliki arti khusus secara sejarah atau budaya, serta bangunan memiliki sejarah terkait waktu.

"Bangunan ini dibangun untuk persiapan Perang Dunia II sebagai lubang perlindungan. Bisa dibayangkan situasi saat itu terkait berita pecahnya perang dunia yang terdengar hingga ke Indonesia," ujarnya, Selasa (10/7/2012).

Ia menambahkan, BP3 Jateng akan segera mengirimkan surat ke pihak RSUP dr Kariadi terkait kesimpulan tersebut. Surat tersebut, ungkapnya, akan berisi rekomendasi dan langkah-langkah yang harus dilakukan pihak rumah sakit.

"Bungker harus dilestarikan untuk pembangunan yang sedang dilakukan pihak rumah sakit, bisa dikonsultasikan dengan BP3 agar bangunan ini tetap dilestarikan dan menonjol sehingga masyarakat bisa turut mengapresiasi bangunan bersejarah ini," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Humas, Hukum, dan Pemasaran RSUP dr Kariadi Semarang Darwito mengatakan, pihaknya belum menerima surat terkait dengan status bungker. Meski begitu, ia menyatakan akan menunggu surat dari BP3 dan akan mengikuti rekomendasi dari pihak BP3 agar bangunan itu tetap lestari.

Ketika ditanya terkait pengembangan bungker ke depan sebagai kawasan wisata, Darwito belum bisa memastikan. Sebab, hal itu membutuhkan koordinasi dengan instansi lain. "Yang jelas, kami akan tetap mengedepankan pelayanan kesehatan pada masyarakat," ujarnya.


EditorFarid Assifa

Terkini Lainnya

Anggota ISIS Berjuluk 'Suara Serangan Paris' Terbunuh di Suriah

Anggota ISIS Berjuluk "Suara Serangan Paris" Terbunuh di Suriah

Internasional
Majelis Lintas Agama di Bali Serukan Provider Hentikan Layanan Internet Saat Nyepi

Majelis Lintas Agama di Bali Serukan Provider Hentikan Layanan Internet Saat Nyepi

Regional
KPU dan Bawaslu Ingatkan Menteri yang Kampanye Harus Cuti

KPU dan Bawaslu Ingatkan Menteri yang Kampanye Harus Cuti

Nasional
24 Februari, Jokowi Akan Pidato 'Optimis Indonesia Maju'

24 Februari, Jokowi Akan Pidato "Optimis Indonesia Maju"

Nasional
5 Fakta Bocah Ditembak Oknum Pejabat di Ambon, Gara-gara Mangga Jatuh hingga Masih Kerabat Wali Kota

5 Fakta Bocah Ditembak Oknum Pejabat di Ambon, Gara-gara Mangga Jatuh hingga Masih Kerabat Wali Kota

Regional
Pemilih Berhak Mendapatkan Informasi Komprehensif tentang Paslon

Pemilih Berhak Mendapatkan Informasi Komprehensif tentang Paslon

Nasional
Bayi dari Ibu Hamil yang Dibunuh Suami dalam Kondisi Sehat

Bayi dari Ibu Hamil yang Dibunuh Suami dalam Kondisi Sehat

Regional
Putrinya Ditolak Trump Masuk AS, Ayah Pengantin ISIS Gugat Pemerintah

Putrinya Ditolak Trump Masuk AS, Ayah Pengantin ISIS Gugat Pemerintah

Internasional
Terancam Kekurangan Pangan hingga 1,4 Juta Ton, Korut Minta Bantuan PBB

Terancam Kekurangan Pangan hingga 1,4 Juta Ton, Korut Minta Bantuan PBB

Internasional
Korban Tewas Tragedi Kebakaran di Bangladesh Bertambah Jadi 78 Orang

Korban Tewas Tragedi Kebakaran di Bangladesh Bertambah Jadi 78 Orang

Internasional
Pesan Jokowi untuk Polri, Usut Mafia Bola sampai Tuntas!

Pesan Jokowi untuk Polri, Usut Mafia Bola sampai Tuntas!

Nasional
Hoda Muthana: Dari Siswi Pemalu Berubah Menjadi Corong ISIS

Hoda Muthana: Dari Siswi Pemalu Berubah Menjadi Corong ISIS

Internasional
Ditjen Gakkum LHK Bongkar Kasus Perdagangan Satwa Dilindungi dengan Jaringan hingga ke Malaysia

Ditjen Gakkum LHK Bongkar Kasus Perdagangan Satwa Dilindungi dengan Jaringan hingga ke Malaysia

Regional
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada 15 Siswa, Guru Honorer Ditangkap

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada 15 Siswa, Guru Honorer Ditangkap

Regional
Ibu Ini Suapi Anaknya yang Main Game Online Selama 48 Jam

Ibu Ini Suapi Anaknya yang Main Game Online Selama 48 Jam

Internasional

Close Ads X