Pasar di Perbatasan Untungkan Warga Timor Leste - Kompas.com

Pasar di Perbatasan Untungkan Warga Timor Leste

Kompas.com - 02/06/2012, 07:25 WIB

KEFAMENANU, KOMPAS.com — Pemerintah Timor Leste, khususnya Distritu Oekusi, sangat terbantu dengan dibukanya pasar dan koperasi perbatasan di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

"Kami selama ini seperti katak di bawah tempurung karena kami dikelilingi oleh perbatasan dengan Indonesia baik melalui laut maupun darat. Oleh sebab itu, dengan adanya pasar dan koperasi yang dibuka oleh Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kabupaten TTU, maka kami bisa dengan mudah mendapatkan barang dibandingkan sebelumnya," papar Fransisko Bano, Wakil Bupati Distritu Oekusi, Timor Leste, saat menghadiri peresmian pasar dan koperasi, Jumat (1/6/2012).

Menurut Bano, selama ini Distritu Oekusi sepertinya sangat terisolasi karena berada di kantong wilayah Indonesia sehingga untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok, warganya mengharapkan dari Indonesia. Itu pun sering dilakukan melalui jalan tikus alias secara ilegal. 

"Saya pikir ini adalah salah satu solusi yang tepat untuk kedua negara ini sehingga pemimpin kami di pusat juga melihat ini sebagai salah satu hal penting untuk mengurangi perdagangan yang dilakukan secara ilegal yang tentunya berdampak buruk pada warga kedua negara," jelas Bano.

Sementara Bupati TTU Raymundus Fernandes mengatakan, dibukanya koperasi dan pasar perbatasan dimaksudkan untuk membuka lapangan kerja buat semua warga yang berada di garis perbatasan. Diharapkan aktivitas perdagangan ilegal itu segera dihentikan.

"Mulai hari ini, bersama-sama dengan pemerintah Distritu Oekusi, khususnya petugas yang terkait, akan saling koordinasi untuk menggiring warga yang selama ini melakukan aktivitas perdagangan melalui jalan tikus untuk menggunakan koperasi dan pasar perbatasan secara baik dan optimal," jelas Fernandes.

Acara peresmian koperasi dan pasar perbatasan dihadiri oleh beberapa pejabat dari kedua negara, beberapa orang tentara dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan juga dihadiri oleh ratusan warga di sekitar perbatasan.


Terkini Lainnya

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

Nasional
Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

Megapolitan
Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Regional
Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Nasional
Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Nasional
Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Internasional
Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Internasional
Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

BrandzView
KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

Nasional
Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Nasional
Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Regional
Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Megapolitan
Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

Nasional
Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Internasional
Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Nasional

Close Ads X