Kompas.com - 29/05/2012, 10:29 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

BULUKUMBA, KOMPAS.com — Untuk memberantas maraknya penyanyi elekton sambil menari erotis, yang biasa disebut candoleng-doleng, dan mencegah masuknya teroris di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, polisi mengumpulkan sejumlah dai yang tersebar di 10 kecamatan di Mapolres Bulukumba. Kehadiran sejumlah dai itu diperuntukkan untuk membantu aparat kepolisian dalam pengamanan wilayah, kususnya di desa-desa terpencil.

"Kami berharap para dai bisa membantu aparat kepolisian agar candoleng-doleng yang kerap tampil dalam sebuah hajatan kawinan agar dapat dicegah dengan cepat. Selain itu, kehadiran para dai juga bertujuan membantu penegak hukum dalam mengungkap kasus teroris, khususnya di daerah terpencil yang sulit dimonitor polisi," kata Kapolres Bulukumba Ajun Komisaris Besar Ja'far Sodiq, Selasa (29/5/2012).

Candoleng-doleng yang berasal dari Kabupaten Sidrap itu kini sudah berakar di sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan. Tarian erotis tersebut dapat merusak moral masyarakat, khususnya anak-anak di bawah umur yang sedang berada di tengah-tengah hajatan pernikahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.