Rehabilitasi Pecandu Narkoba di BNN, Gratis!

Kompas.com - 25/05/2012, 14:19 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Perang terhadap penggunaan narkotika terus berlanjut. Badan Narkotika Nasioal (BNN) sebagai lembaga negara yang terdepan dalam pemberantasan barang haram tersebut melakukan sejumlah langkah untuk melindungi anak bangsa dari bahaya zat-zat tersebut.

Kepala Hubungan Masyarakat BNN Komisaris Besar Sumirat mengungkapkan, dalam rangka memperingati Hut Bhayangkara ke-66 dan Hari Anti Narkotika Internasional, pihaknya menyelenggarakan rehabilitasi secara gratis dan yang paling penting tidak diproses secara hukum.

"UPT (Unit Pelaksana Teknis) terapi dan rehabilitasi BNN menjalankan tugasnya untuk melaksanakan pelayanan terapi dan rehabilitasi serta membantu memutus jaringan narkoba. Pelayanan ini diselenggarakan oleh pemerintah tanpa dipungut biaya," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (24/5/2012).

Sumirat melanjutkan, pasien yang mendapatkan rehabilitasi akan mendapatkan sejumlah pelayanan, antara lain rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial, peningkatan vokasional dan terapi.

"Yang dimaksud rehabilitasi medis itu seperti detoksifikasi, intoksifikasi, penanganan penyakit komplikasi dampak buruk narkoba. Kalau terapi itu pendampingan keluarga, psikologi dan rekreasi," lanjutnya.

Sementara untuk peningkatan vokasional menyasar mengasah keahlian si pasien agar bisa diterima kembali ke lingkungan masyarakat. Yaitu dengan pelatihan komputer, bahasa asing, multimedia, percetakan dan sablon, otomotif, kesenian dan sebagainya.

Sumirat melanjutkan, sebelum mendapatkan fasilitas yang disediakan pemerintah, pasien harus menempuh beberapa langkah administrasi. Langkah pertama adalah pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan, kedua adalah memutus zat berbahaya dengan terapi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Langkah ketiga itu namanya entry unit, yaitu fase stabiliasi pasca putus zat, waktunya sekitar dua minggu sampai pada dia dikembalikan ke keluarga," lanjutnya. Untuk informasi lebih lanjut, calon pasien bisa menghubungi beberapa nomor berikut, 082117233333, 085286803570 dan 02193183335.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.