Kompas.com - 24/05/2012, 22:35 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

DENPASAR, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, kembali dihebohkan dengan aksi sejumlah ibu-ibu yang mengamuk usai sidang kasus pencabulan anak di bawah umur, Kamis (24/5/2012).

Keluarga korban termasuk ibu kandung menyerang terdakwa dukun cabul bernama Fatlah yang telah memerkosa NS, gadis dibawah umur. Usai Majelis Hakim mengetuk palu dalam sidang tertutup ini, sejumlah ibu-ibu yang sudah menunggu di luar langsung mengejar dan melempari terdakwa dengan sandal ketika akan dimasukkan ke sel PN Denpasar.

Polisi dan petugas PN harus berusaha keras mengamankan terdakwa dari amukan ibu-ibu ini. Akibat tak kuat menahan emosi melihat kelakuan terdakwa terhadap putrinya, ibu korban jatuh pingsan di depan sel tahanan Pengadilan Negeri Denpasar.

Sejumlah kerabat korban harus menggotong ibu korban dan menyadarkannya. "Keluarga korban sangat geram terhadap terdakwa Fatlah lantaran pengakuannya dalam sidang banyak yang bertentangan dengan fakta," kata Ketua Kelompok Kerja Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Denpasar, Siti Sapura yang turut mendampingi korban dalam kasus ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.