Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Peralatan Memasak Antilengket dan Tahan Panas

Kompas.com - 03/05/2012, 18:11 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Selain dipengaruhi oleh jenis bahan yang dimasak, kenikmatan citarasa makanan ternyata juga dipengaruhi oleh alat memasaknya. Alat masak yang terbuat dari bahan-bahan yang berbahaya seperti timbal dan PFOA ternyata bisa berakibat buruk pada kesehatan.

"Bahan berbahaya yang terkandung dalam alat masak ini bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan membahayakan kesehatan seseorang dalam jangka waktu yang lama," ungkap Riani Susanto, ND, naturopathy doctor dan spesialis detoksifikasi dalam talkshow "Healthy Living with Metro Style" di Pondok Indah Mall, Jakarta, Kamis (3/5/2012).

Riani mengungkapkan, sampai saat ini masih banyak perempuan yang lebih memilih untuk membeli peralatan memasak yang harganya murah, namun kualitasnya kurang baik seperti alumunium. "Banyak orang yang beranggapan tidak perlu membeli alat masak yang mahal, karena hanya digunakan oleh pelayan rumah tangga. Padahal kita juga makan, jadi bahayanya juga untuk kita," tukasnya.

Untuk membantu Anda agar lebih memperhatikan kesehatan keluarga melalui makanan, Kumala Home sebagai distributor peralatan memasak menggandeng Swiss Diamond, Tanita, dan Lekue, untuk menghadirkan produk terbarunya di Indonesia. Swiss Diamond merupakan salah satu produk peralatan memasak yang diproduksi di Swiss.

"Produk dari Swiss Diamond ini memiliki nano composite coating dengan lapisan berlian di tengahnya," ungkap Yenny Kusuma Hendra, Direktur PT Kumala Kencana Cipta.

Bagian ini ditandai dengan lapisan yang berkilau (glitter) di bagian wadahnya, dan diklaim membuat permukaannya menjadi anti lengket saat digunakan untuk memasak. Selain itu, lapisan berlian ini membuat peralatan memasak tidak sulit dibersihkan, dan bisa dipadukan dengan berbagai alat masak lain yang bukan terbuat dari kayu. "Ketika lapisan ini tergores, alat ini masih aman untuk digunakan," tambahnya.

Selain itu, dalam setiap produknya Swiss Diamond tidak mengandung PFOA (bahan yang bisa membuat asap masakan menjadi tebal dan berbahaya ketika dipanaskan). Produk-produk Swiss Diamond dipasarkan dengan harga Rp 350.000 sampai Rp 3.600.000.

Sementara itu, Lekue meluncurkan berbagai produk peralatan memasak yang terbuat dari silikon. "Silikon yang digunakan juga merupakan platinum silikon yang berkualitas tinggi, sehingga aman digunakan untuk berbagai macam proses memasak," tukas Hose Louis, Direktur Lekue.

Brand ini berfokus pada peralatan memasak yang lentur dan mudah digunakan, sehingga bisa membuat proses memasak jadi lebih simpel, dan praktis. Hose juga mengungkapkan bahwa berbagai produk silikon Lekue ini juga bisa digunakan untuk proses memasak dalam oven dengan suhu yang tinggi, namun tidak berbahaya bagi kesehatan. Berbagai produk Lekue ini dipasarkan mulai dari Rp 250.000 sampai Rp 850.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.