Massa Pembakar Kantor Pemkab Mesuji Juga dari Register 45

Kompas.com - 03/05/2012, 14:40 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com- Massa pembakar Kantor Sekretariat Pemkab Mesuji diduga merupakan kelompok perambah di Register 45 Mesuji. Bukan hanya pendukung Wakil Bupati Mesuji Ismail Ishak.

Kepala Bagian Humas Pemkab Mesuji Harry Prasetyo, Kamis (3/5/2012), mengatakan, awalnya yang berunjuk rasa hanyalah puluhan para pendukung Ismail Ishak. Mereka telah berunjuk rasa sejak awal pekan ini dan sempat memecahkan kaca Kantor Pemkab Mesuji untuk menolak pemecatan Ismail oleh Mendagri.

Namun, ungkapnya, tadi siang tiba-tiba datang pula juga sekelompok massa yang diduga merupakan perambah di Register 45 Mesuji.

"Kemudian jadi rusuh, dibakar," ujar dia. Polisi yang berjumlah puluhan dari Polres Mesuji tidak bisa berbuat banyak menghadang massa yang beringas. Apalagi, Polres Mesuji ini baru sah terbentuk awal pekan ini. Hingga saat ini, api masih berkobar di Kantor Pemkab Mesuji.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

    UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

    Regional
    2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

    2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

    Regional
    Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

    Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

    Regional
    Gunung Sinabung Kembali Erupsi Setinggi 2.000 Meter

    Gunung Sinabung Kembali Erupsi Setinggi 2.000 Meter

    Regional
    Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

    Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

    Regional
    Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

    Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

    Regional
    6 Penyelam Marinir Dikerahkan Cari WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon

    6 Penyelam Marinir Dikerahkan Cari WN Amerika yang Hilang di Teluk Ambon

    Regional
    Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia oleh 2 Pelajar, Berawal dari Bau Busuk

    Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia oleh 2 Pelajar, Berawal dari Bau Busuk

    Regional
    2 Wisatawan yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan

    2 Wisatawan yang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Ditemukan

    Regional
    Zona Hijau Covid-19 di Sumbar Tinggal 3 Daerah

    Zona Hijau Covid-19 di Sumbar Tinggal 3 Daerah

    Regional
    Ditemukan Tewas di Dekat Kuburan, Bocah 8 Tahun Ini Diduga Korban Balas Dendam

    Ditemukan Tewas di Dekat Kuburan, Bocah 8 Tahun Ini Diduga Korban Balas Dendam

    Regional
    Kasus Covid-19 Bertambah di Ambon, Brimob Dikerahkan untuk Pencegahan

    Kasus Covid-19 Bertambah di Ambon, Brimob Dikerahkan untuk Pencegahan

    Regional
    Turunkan Harga Jadi Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Mi Ayam di Yogyakarta Laku 300 Mangkuk Per Hari

    Turunkan Harga Jadi Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Mi Ayam di Yogyakarta Laku 300 Mangkuk Per Hari

    Regional
    Cium Bau Busuk Saat Memancing, Dua Pelajar di Jambi Temukan Kerangka Manusia

    Cium Bau Busuk Saat Memancing, Dua Pelajar di Jambi Temukan Kerangka Manusia

    Regional
    Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi, Ini Pesannya untuk Warga yang Tak Diundang

    Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi, Ini Pesannya untuk Warga yang Tak Diundang

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X