Gubernur Kaltim Sentil Bupati Kukar soal Izin Tambang

Kompas.com - 22/04/2012, 20:59 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BALIKPAPAN, KOMPAS.com — Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak menyentil Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari terkait izin pertambangan.

"Ada 1.304 kuasa pertambangan batubara di Kaltim, dan mohon maaf, Bupati Kukar (Kutai Kartanegara), izin tambang di Kaltim paling banyak berada di Kabupaten Kukar," ujar Awang, saat memberi sambutan di acara seremonial pelepasan orangutan di Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) di Kecamatan Samboja, Kukar, Minggu (22/4/2012).

Mendapat sentilan seperti itu, Rita terlihat hanya diam. Awang lalu berbicara tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan karena degradasi hutan di Kalimantan sudah mengkhawatirkan. Tambang batubara adalah salah satu ancamannya. Namun, dengan perizinan tambang di tangan bupati, Gubernur tidak punya wewenang.

Menurut Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) KaltimLSM yang konsen mengkritisi tambang batubaraKukar memiliki 687 perizinian  kuasa pertambangan (KP) hingga tahun 2009. Sepanjang 2007-2008 saja, dikeluarkan 247 perizinan.

Jika dibandingkan dengan jumlah desa se-Kukar, rasionya ada dua perusahaan tambang dalam satu desa. Di Kecamatan Samboja, saja, menurut Jatam, ada 91 izin usaha pertambangan (IUP) yang diterbitkan.

Koordinator Jatam Kaltim Kahar Al Bahri menyebut jumlah ini merupakan rekor dunia karena terbanyak sedunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.