Prambanan Diusulkan Jadi "Perdikan"

Kompas.com - 18/04/2012, 03:08 WIB
Editor

Yogyakarta, Kompas - Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah mengusulkan kepada pemerintah agar kawasan Prambanan dijadikan daerah khusus yang terlindungi dan terlestarikan selayaknya tanah ”perdikan” (tanah bebas pajak). Pertimbangannya, Prambanan sebagai kawasan percandian yang luas, dan masih seringnya ditemukan peninggalan purbakala di wilayah itu.

Kepala Kelompok Kerja Perlindungan BP3 Jawa Tengah, Gutomo, kepada Kompas, Selasa (17/4), menyatakan, dengan usulan itu diharapkan di kawasan Prambanan tidak ada bangunan baru apalagi bangunan bertingkat. ”Kami mengajukan kawasan yang terlindungi itu seluas 30 kilometer persegi, meliputi wilayah Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan Prambanan wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,” katanya.

Saat ini BP3 Jateng telah mengusulkan agar kawasan Prambanan sebagai wilayah pelestarian, bisa dimasukkan dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) di Kabupaten Klaten maupun Kabupaten Sleman. ”Dari RTRW inilah nanti akan lahir kekuatan hukum sehingga menjadikan Prambanan sebagai daerah pelestarian,” tegasnya.

Menggambarkan kondisi masa lampau, Gutomo menyatakan, kompleks percandian merupakan kawasan otonom yang bebas dari pajak atas kebijakan raja. Para Brahmana sebagai pengelola candi mengandalkan hidup dari persawahan yang umumnya berada di seputaran kawasan candi.

”Anda melihat hampir setiap ada temuan candi entah Prambanan yang begitu besar atau Candi Buddha Plaosan yang juga candi besar selalu dikeliling persawahan. Sampai sekarang pun seputar Prambanan merupakan wilayah persawahan masih terlihat. Hanya saja tidak seluas dulu, karena memang sudah banyak berdiri perumahan dan bangunan,” kata Gutomo.

Kawasan suci

Sesuai sinyalemen kalangan arkeolog, Prambanan merupakan kawasan suci yang banyak dibangun candi abad 9-10. Sampai kini banyak warga jika melakukan penggalian pasti menemukan batu-batu candi dalam jumlah besar atau hanya potongan-potongan batu candi.

Sukidi, warga Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, menyatakan, dirinya maupun warga desa lain sering kali menemukan batu-batuan candi. (TOP)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jubir Komite Peralihan Aceh: Pengibaran Bendera Bulan Bintang Sesuai Aturan

Jubir Komite Peralihan Aceh: Pengibaran Bendera Bulan Bintang Sesuai Aturan

Regional
Listrik di Pekanbaru Padam karena Gangguan Transmisi, PLN Minta Maaf

Listrik di Pekanbaru Padam karena Gangguan Transmisi, PLN Minta Maaf

Regional
Ketua DPRD Jabar: 7 Anggota Dewan yang Positif Covid-19 Karantina Mandiri

Ketua DPRD Jabar: 7 Anggota Dewan yang Positif Covid-19 Karantina Mandiri

Regional
Bantah Didorong Risma, Fuad Belum Minta Restu untuk Maju di Pilkada Surabaya

Bantah Didorong Risma, Fuad Belum Minta Restu untuk Maju di Pilkada Surabaya

Regional
Seorang Warga Ditembak OTK, TNI-Polri Kejar Pelaku

Seorang Warga Ditembak OTK, TNI-Polri Kejar Pelaku

Regional
Detik-detik Laode Ditembak dari Belakang oleh Orang Tak Dikenal Saat Jaga Warung

Detik-detik Laode Ditembak dari Belakang oleh Orang Tak Dikenal Saat Jaga Warung

Regional
Seorang ASN Curi Uang Nasabah dengan Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi

Seorang ASN Curi Uang Nasabah dengan Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Sulut, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Sulut, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Seorang Warga Ditembak di Intan Jaya, Papua, Pelaku Pura-pura Pinjam Pulpen

Seorang Warga Ditembak di Intan Jaya, Papua, Pelaku Pura-pura Pinjam Pulpen

Regional
Ridwan Kamil Tegaskan Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Siapkan Dulu Fisik

Ridwan Kamil Tegaskan Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Siapkan Dulu Fisik

Regional
Kisah Mbah Khotimah, Uang dan Dagangan Dibawa Kabur Penipu, Terpaksa Pulang Berjalan Kaki

Kisah Mbah Khotimah, Uang dan Dagangan Dibawa Kabur Penipu, Terpaksa Pulang Berjalan Kaki

Regional
Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Regional
Siap Maju Pilkada, Putra Sulung Risma Mengaku Masuk Dalam Survei Internal PDI-P

Siap Maju Pilkada, Putra Sulung Risma Mengaku Masuk Dalam Survei Internal PDI-P

Regional
Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Regional
Ditangkap Usai Mengamuk Bawa Pisau di Polres Jember, Pria ODGJ Ditolak Keluarga, Ini Alasannya

Ditangkap Usai Mengamuk Bawa Pisau di Polres Jember, Pria ODGJ Ditolak Keluarga, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X