TP3K Bengkayang Cari Titik Temu Kasus Semunying

Kompas.com - 17/04/2012, 15:15 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BENGKAYANG, KOMPAS.com- Tim Pembinaan dan Pengembangan Perkebunan Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, direncanakan meninjau lokasi konflik perkebunan di Desa Semunying Jaya, Kecamatan Jagoi Babang. Konflik melibatkan warga dan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Ledo Lestari.

Sekretaris Desa Semunying Jaya Abulipah, Selasa (17/4/2012), mengatakan, peninjauan TP3K Bengkayang itu merupakan perintah Wakil Bupati Bengkayang Agustinus Naon dalam mediasi pada Senin di Bengkayang.

"Jadi, ini pertama kalinya TP3K Bengkayang turun ke Semunying terkait masalah sawit itu. Padahal, kami sudah memperjuangkan hak kami sejak tahun 2004," kata Abulipah.

Konflik antara masyarakat dan perusahaan bermula ketika perusahaan menyerobot hutan adat seluas 1.420 hektar. Konflik semakin memanas karena warga menghentikan aktivitas perusahaan dua pekan lalu dengan menyita seluruh aset dan menutup perkantoran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.